Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Permintaan Maaf Khairunnisa, Sosok Pramugari Gadungan Batik Air yang Viral Nekat Pakai Seragam Palsu, Ini Tujuan Sebenarnya

Nur Pramudito • Kamis, 8 Januari 2026 | 10:33 WIB
Permintaan Maaf Khairunnisa, Sosok Pramugari Gadungan Batik Air yang Viral Nekat Pakai Seragam Palsu, Ini Tujuan Sebenarnya
Permintaan Maaf Khairunnisa, Sosok Pramugari Gadungan Batik Air yang Viral Nekat Pakai Seragam Palsu, Ini Tujuan Sebenarnya

RADARSOLO.COM - Kasus Pramugari Gadungan yang sempat viral di media sosial akhirnya menemui titik terang.

Seorang perempuan muda asal Palembang bernama Khairunnisa (23) mengakui perbuatannya setelah kedapatan mengenakan seragam palsu awak kabin Batik Air saat terbang menuju Jakarta.

Peristiwa ini mencuat setelah video klarifikasi dan rekaman kejadian di dalam pesawat beredar luas.

Dalam pernyataannya, Khairunnisa secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada pihak maskapai Batik Air dan Lion Group atas tindakannya tersebut.

Dalam video yang beredar, Khairunnisa menyebut bahwa dirinya memang bukan pramugari aktif.

Ia mengakui menggunakan atribut lengkap awak kabin, mulai dari seragam hingga kartu identitas, saat melakukan penerbangan rute Palembang–Jakarta pada 6 Januari 2026.

"Saya Khairunnisa, umur 23 tahun dari Palembang. Saya benar melakukan penerbangan Batik Air Palembang ke Jakarta dan saya mengakui menggunakan atribut pramugari, padahal saya bukan pramugari Batik Air,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa video permintaan maaf tersebut dibuat tanpa tekanan dari pihak mana pun dan murni sebagai bentuk penyesalan.

Viral karena Lolos On Board

Kasus Pramugari Gadungan ini menjadi viral setelah diunggah oleh akun Instagram @jabodetabek24info.

Dalam video tersebut, Khairunnisa tampak mengenakan seragam khas pramugari Batik Air lengkap dengan koper dan tas awak kabin.

Disebutkan bahwa Khairunnisa membeli tiket sendiri layaknya penumpang biasa, sehingga tetap lolos proses boarding.

Namun, kejanggalan mulai terlihat ketika awak kabin aktif melakukan pemeriksaan dan bertanya mengenai prosedur kerja pramugari.

Jawaban yang tidak sesuai standar membuat kru pesawat curiga.

Setelah pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, petugas Aviation Security (Avsec) langsung melakukan pemeriksaan lanjutan.

Alasan dan Tujuan Khairunnisa

Kepada polisi, Khairunnisa mengaku pernah mengikuti proses rekrutmen pramugari Batik Air namun tidak lolos.

Rasa malu terhadap keluarga menjadi tujuan utama dirinya nekat mengenakan seragam palsu.

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan agar keluarganya di Palembang percaya bahwa ia telah bekerja sebagai pramugari.

“Yang bersangkutan mengenakan seragam maskapai supaya keluarganya percaya bahwa ia sudah bekerja,” ujar Yandri, Rabu (7/1/2026).

Seragam pramugari Batik Air yang dikenakan Khairunnisa diketahui dibeli secara daring.

Ia sempat berniat mengganti pakaian setelah tiba di bandara, namun karena waktu mepet, ia tetap naik pesawat dengan seragam tersebut.

Tidak Dilanjutkan ke Proses Hukum

Hasil pemeriksaan polisi menyebutkan tidak ditemukan unsur pidana dalam kasus Pramugari Gadungan ini.

Pihak maskapai Batik Air pun memilih menyelesaikan persoalan secara damai.

Khairunnisa diminta membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya. Seluruh atribut Batik Air yang digunakan juga disita.

“Tidak ada penuntutan. Yang bersangkutan sudah membuat pernyataan dan atribut Batik Air disita,” kata Yandri.

Permintaan Maaf Kembali Viral

Tak hanya di Instagram, video permintaan maaf Khairunnisa juga kembali viral di TikTok.

Dalam video tersebut, ia kembali menegaskan penyesalannya dan mengaku sepenuhnya salah.

“Dengan ini saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air dan Lion Group. Pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya,” ucapnya.

Kasus Pramugari Gadungan Batik Air ini menjadi pelajaran penting bagi publik terkait pentingnya kejujuran, sekaligus pengawasan ketat di sektor penerbangan demi menjaga keamanan dan kepercayaan masyarakat.(np)

Editor : Nur Pramudito
#pramugari #viral #batik air #maskapai #pramugari gadungan #penerbangan #Penyamaran #On Boarding