RADARSOLO.COM - Pemerintah berencana membuka kembali pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026.
Meski belum ada pengumuman resmi terkait jadwal dan formasi, sinyal pembukaan seleksi sudah disampaikan oleh sejumlah pejabat pemerintah.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa pembahasan seleksi CPNS 2026 masih berjalan dan belum menetapkan prioritas formasi.
"Belum (ada prioritas formasi). Semua masih dikoordinasikan oleh berbagai kementerian, lembaga, dan Pemda," ujar Zudan di Makassar, Senin (3/11/2025), dilansir laman KPU Papua Pegunungan.
Meski pada 2025 tidak dibuka seleksi CPNS, BKN berharap pengadaan ASN dapat dilakukan secara rutin.
"Untuk 2026 kita berharap ada. Kalau bisa setiap tahun ada pengadaan calon ASN, kalau tidak bisa ya dua tahun sekali,” kata Plt Deputi BKN Aris Windiyanto dalam Forum Tematik Bakohumas, Sabtu (11/10/2025).
Baca Juga: Persiapan Daftar CPNS 2026: 8 Rekomendasi Buku Latihan Sukses Lolos Tes CAT CPNS SKD dan SKB
Kemenkeu Beri Sinyal CPNS 2026 Dibuka
Sinyal serupa juga datang dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut rekrutmen CPNS 2026 akan difokuskan pada jalur sekolah kedinasan, namun tetap membuka peluang jalur umum.
“Bea Cukai perlu tenaga lapangan. Tenaga teknis Bea Cukai itu kan ada di mana-mana. Karena kurang orang, kami akan rekrut 300 orang lulusan SMA di seluruh Indonesia, direkrut di masing-masing lokasinya,” ujar Purbaya, Jumat (15/11/2025), dikutip dari Antara.
Ia menambahkan, rekrutmen CPNS 2026 akan dilakukan secara hibrida.
“Saya pikir akan terbuka hybrid, ada STAN dan luar STAN,” tuturnya.
Syarat Umum Pendaftaran CPNS 2026
Mengacu pada ketentuan terakhir SSCASN dan PermenPANRB, berikut syarat utama yang perlu dipersiapkan:
-
Warga Negara Indonesia (WNI)
-
Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun
-
Usia maksimal 40 tahun untuk jabatan tertentu (Dokter Spesialis, Dokter Gigi Spesialis, Dosen, Peneliti, Perekayasa) dengan kualifikasi S3
-
Tidak pernah dipidana penjara 2 tahun atau lebih
-
Tidak pernah diberhentikan tidak hormat dari PNS, TNI, Polri, atau swasta
-
Tidak sedang berstatus CPNS/PNS/TNI/Polri
-
Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik
-
Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai formasi
-
Sehat jasmani dan rohani
-
Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau luar negeri sesuai kebutuhan instansi
Dokumen yang Wajib Disiapkan untuk CPNS 2026
Pelamar CPNS disarankan menyiapkan dokumen sejak dini agar tidak terkendala saat pendaftaran:
-
Pas foto latar merah (jpeg/jpg, maksimal 200 KB)
-
Swafoto (jpeg/jpg, maksimal 200 KB)
-
KTP atau Surat Keterangan Kependudukan (jpeg/jpg, maksimal 200 KB)
-
Ijazah dan STR/Serdik (pdf, maksimal 800 KB)
-
Transkrip nilai (pdf, maksimal 500 KB)
-
Surat Penugasan (bagi THK-2 atau formasi tertentu, pdf maksimal 500 KB)
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi SSCASN di sscasn.bkn.go.id.
Penting! Ini 5 Kesalahan Calon ASN yang Bikin Gagal Lolos CPNS
Menjelang CPNS 2026, calon peserta juga perlu menghindari kesalahan klasik berikut:
1. Kurang Persiapan Diri
Banyak peserta menganggap kemampuan dasar sudah cukup tanpa menyesuaikan dengan pola soal SKD dan SKB terbaru. Padahal, materi dan tingkat kesulitan terus berkembang setiap tahun.
2. Salah Strategi Manajemen Waktu
Terlalu lama mengerjakan satu soal bisa membuat soal lain terlewat. Latihan dengan timer dan mengerjakan soal mudah lebih dulu sangat dianjurkan.
3. Mengabaikan Kesehatan Fisik
Belajar berlebihan tanpa istirahat justru menurunkan konsentrasi. Kondisi tubuh yang prima sangat berpengaruh saat ujian berlangsung.
4. Kurang Memahami Regulasi dan Sistem Seleksi
Kesalahan administratif seperti salah unggah dokumen, melewatkan jadwal, atau tidak membaca aturan detail sering menjadi penyebab kegagalan.
5. Minim Latihan Soal dan Simulasi
Belajar teori saja tidak cukup. Latihan soal dan simulasi ujian membantu memahami ritme, tekanan waktu, serta pola soal SKD dan SKB.(np)
Editor : Nur Pramudito