RADARSOLO.COM – Malam ini (15/1/2026), menjadi salah satu malam paling mulia dalam kalender Islam, yakni malam 27 Rajab 1447 H.
Malam ini bertepatan dengan peristiwa agung Isra dan Miraj Nabi Muhammad SAW, momen di mana umat Muslim dianjurkan memperbanyak doa, zikir, dan shalawat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Bulan Rajab sendiri termasuk salah satu dari empat bulan suci dalam Islam yang penuh berkah.
Ulama sepakat bahwa doa yang dipanjatkan pada malam-malam tertentu di bulan Rajab memiliki peluang besar untuk dikabulkan, termasuk malam ke-27.
Sebagaimana pernah disampaikan Imam Asy-Syafi’i dalam salah satu karyanya:
خَمْسُ لَيَالٍ لَا يُرَدُّ فِيْهِنَّ الدُّعَاءُ؛ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبٍ، وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، وَلَيْلَةُ الْجُمُعَةِ، وَلَيْلَةُ الْفِطْرِ، وَلَيْلَةُ النَّحْرِ
Artinya: “Ada lima malam yang doa tidak akan ditolak di dalamnya, yaitu malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Sya’ban, malam Jumat, malam Idul Fitri, dan malam Idul Adha.” (Al-Umm [Beirut: Dar Al-Fikr], vol 1, h 254)
Keutamaan Malam 27 Rajab
Menurut Syekh Muhammad Amin Al-Kurdi Asy-Syafi’i dan sejumlah ulama klasik lainnya, malam 27 Rajab memiliki nilai ibadah yang sangat tinggi.
Dalam kitab Dlau As-Siraj Fi Fadl Rajab Wa Qisah Al-Mi’raj, disebutkan bahwa siapa pun yang memanjatkan doa pada malam ini, kemudian menyampaikan hajatnya dengan niat tulus, niscaya Allah SWT akan mengabulkan permohonan tersebut.
Selain itu, malam Isra Miraj diyakini sebagai malam di mana pahala amal ibadah setara dengan beribadah selama seribu tahun, seperti diriwayatkan dalam kitab Nurul Anwar Wa Kanzul Asrar Fi Dzikri Ash-Sholatu Ala An-Nabi Al-Mukhtar.
َفِي بَدْرِ الْوَاعِظِينَ عَنْ مَكْحُولْ الشَّامِيِّ، وَوَهْبِ بْنِ مُنَبِّهٍ، قَالَا: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ فِي رَجَبٍ لَيْلَةً أَجْرُ الْعَامِلِ فِيهَا كَعِبَادَةِ أَلْفِ سَنَةٍ، وَهِيَ لَيْلَةُ السَّابِعِ وَالْعِشْرِينَ، وَهِيَ لَيْلَةُ الْإِسْرَاءِ وَالْمِعْرَاجِ، وَهِيَ لَيْلَةٌ عَظِيمَةٌ. وَرُوِيَ عَنِ الشَّيْخِ عَلِيِّ الْبِيرُونِيِّ: مَنْ دَعَا بِهَذَا الدُّعَاءِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِينَ مِنْ رَجَبٍ، وَصَلَّى عَلَى النَّبِيِّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَهُ عَشْرَ مَرَّاتٍ، ثُمَّ يَسْأَلُ اللَّهَ حَاجَتَهُ، فَإِنَّهَا تُقْضَى بِإِذْنِ اللَّهِ تَعَالَى
Artinya:
“Dalam kitab Badr Al-Wā’iẓīn diriwayatkan dari Makhūl Asy-Syāmī dan Wahb bin Munabbih, keduanya berkata: Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya di bulan Rajab terdapat satu malam, amal orang yang beribadah pada malam itu pahalanya seperti beribadah selama seribu tahun. Malam itu adalah malam tanggal dua puluh tujuh, yaitu malam Isra dan Miraj. Ia adalah malam yang sangat agung. Dan diriwayatkan dari Syekh ‘Alī Al-Bīrūnī: Barang siapa berdoa dengan doa ini pada malam tanggal dua puluh tujuh bulan Rajab, lalu bershalawat kepada Nabi SAW setelahnya sebanyak sepuluh kali, kemudian memohon hajatnya kepada Allah, maka hajat tersebut akan dipenuhi atas izin Allah Ta’ala.” (Nurul Anwar Wa Kanzul Asrar Fi Dzikri Ash-Sholatu Ala An-Nabi Al-Mukhtar [Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiah], h 38)
Bacaan Doa Malam 27 Rajab
Amalan doa yang dianjurkan bisa dimulai setelah azan Maghrib hingga sebelum Subuh.
Yakni tepatnya sejak Kamis (15/1/2026) selepas Maghrib hingga Jumat (16/1/2026) sebelum Subuh.
Berikut bacaan yang dianjurkan:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّينَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِينَ، حِينَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِينَ، أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِينَ، وَتُجِيبَ دَعْوَتِي، يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِينَ
Bismillahirrahmanirrahim, Allahuma ini asaluka bimusyahadat asraril muhibbin, wa bikhalwatillati khasashta bisa Sayyidah mursalin, hina asrayta bihi lailassabi’i wal isyrina, an tarhama qalbiyal hazina, wa tujiba da’wati, ya akramal akramin.
Artinya:
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan (perantaraan) penyaksian rahasia-rahasia para pecinta, dan dengan khalwat (kedudukan khusus) yang Engkau khususkan bagi Pemimpin para rasul ketika memperjalankan Nabi Muhammad SAW pada malam ke-27, agar Engkau mengasihi hatiku yang bersedih dan mengabulkan doaku, wahai Dzat Yang Maha Mulia dari segala yang mulia.”
Setelah membaca doa, dianjurkan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebanyak 10 kali dan memanjatkan hajat atau permohonan dengan sungguh-sungguh.
Amalan Sunnah Lain di Malam 27 Rajab
Selain membaca doa, para ulama menganjurkan amalan lain untuk menambah pahala dan keberkahan:
1. Sholat Sunnah
Bisa dilakukan 12 rakaat, setiap rakaat membaca Al-Fatihah dan salah satu surat Alquran, bertasyahud setiap dua rakaat, lalu salam.
2. Zikir
Bacaan Laa haula walaa quwwata illa billah sebagai pengingat akan ketergantungan penuh kepada Allah SWT.
3. Istighfar
Memohon ampun atas dosa-dosa yang lalu agar hati kembali bersih dan siap menerima hidayah.
4. Puasa Sunnah Rajab
Sebagai latihan spiritual, meningkatkan ketakwaan, dan menambah pahala.
Para ulama menekankan bahwa menjaga shalat wajib dengan kualitas baik juga menjadi bagian penting dari amalan malam ini.
Karena perintah sholat lima waktu pertama kali diturunkan dalam peristiwa Isra dan Miraj. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria