Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bupati Pati Sudewo yang Gagal Dimakzulkan Kini Kena OTT KPK: Pernah Mengabdi di DPU Karanganyar hingga Ikut Pilkada Bareng Juliyatmono

Tri wahyu Cahyono • Senin, 19 Januari 2026 | 18:54 WIB
Aparat melindungi Bupati Sudewo menggunakan tameng dari lemparan sandal massa, Rabu (13/8/2025).
Aparat melindungi Bupati Sudewo menggunakan tameng dari lemparan sandal massa, Rabu (13/8/2025).

RADARSOLO.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Senin (19/1/2026).

Dalam operasi senyap tersebut, KPK mengonfirmasi telah mengamankan Bupati Pati Sudewo (SDW).

Penangkapan ini mengejutkan publik, mengingat Sudewo belum genap satu tahun menjabat sebagai orang nomor satu di Pati.

Baca Juga: Rekam Jejak Wali Kota Madiun Maidi Kini Di-OTT KPK: Karier Menanjak dari Guru, Sekda hingga Menang Pilkada 2 Periode

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya kegiatan penindakan di wilayah Jawa Tengah yang menjaring Sudewo.

"Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tangkap tangan di Pati adalah Saudara SDW," tegas Budi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, Senin sore.

Meski penangkapan dilakukan di Pati, Sudewo tidak langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.

Untuk efisiensi dan kepentingan pemeriksaan awal, penyidik membawa Sudewo ke kabupaten tetangga.

"Saat ini, yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim di Polres Kudus. Kami masih memiliki waktu untuk menentukan status hukum selanjutnya," tambah Budi.

Baca Juga: Wali Kota Madiun Maidi dari Partai Apa? Sempat Didukung Koalisi Gemuk di Pilkada, Kini Kena OTT KPK

Diketahui, Sudewo sempat didemo besar-besaran karena kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen yang ia cetuskan memicu gelombang protes besar-besaran dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu.

Meskipun kebijakan tersebut telah dibatalkan dan Sudewo telah menyampaikan permohonan maaf, desakan masyarakat agar dirinya mundur dari jabatan tetap menggema.

Namun Sudewo lolos dari desakan pemakzulan

Latar Belakang Pendidikan dan Karier Birokrasi

Baca Juga: Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK, Diperiksa Intensif di Kudus

Lahir di Pati pada 11 Oktober 1968, Sudewo merupakan sosok yang memiliki latar belakang pendidikan teknis yang kuat.

Setelah lulus dari SMAN 1 Pati, ia meraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Sebelas Maret (UNS) pada 1991 dan gelar Magister Teknik Pembangunan dari Universitas Diponegoro (UNDIP) pada 1993.

Kariernya dimulai sebagai praktisi konstruksi di PT Jaya Construction sebelum akhirnya mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Baca Juga: Bupati Sudewo Klaim Status Uang Rp3 Miliar Bukan Aliran Dana Korupsi Jalur Kereta Api, Mengapa Disita KPK?

Karier Politik dan Kemenangan di Pilkada Pati

Sudewo memutuskan pensiun dini dari PNS untuk terjun sepenuhnya ke dunia politik melalui Partai Gerindra.

Kepiawaiannya dalam berorganisasi membawanya menduduki kursi DPR RI selama tiga periode (2009–2014, 2019–2024, dan terpilih kembali untuk 2024–2029).

Di internal partai, ia sempat dipercaya sebagai Ketua DPP Gerindra Bidang Pemberdayaan Organisasi.

Puncak karier politiknya di daerah tercapai pada 18 Juli 2025, saat ia resmi dilantik sebagai Bupati Pati setelah memenangkan Pilkada 2024 bersama wakilnya Sujarwanto Dwiatmoko.

Pasangan dengan slogan "Wong Asli Pati Wae Go" ini menang mutlak dengan perolehan 53,53 persen suara.

Nama Sudewo Sempat Disinggung KPK

Namanya sempat disebut oleh KPK dalam keterkaitan kasus dugaan penerimaan dana di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). (wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#bupati pati #dimakzulkan #pns #karanganyar #pilkada karanganyar #dpu karanganyar #sudewo ditangkap kpk #juliyatmono #OTT KPK #Bupati Pati Sudewo #pati #gerindra #bupati pati sudewo ott kpk #politisi