Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bupati Pati Sudewo Gabung Partai Mana? Rekam Jejak Mantan PNS dan Anggota DPR RI, Berujung Kena OTT KPK

Syahaamah Fikria • Senin, 19 Januari 2026 | 20:19 WIB
Bupati Pati Sudewo.
Bupati Pati Sudewo.

RADARSOLO.COM - Nama Bupati Pati Sudewo kembali jadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi penangkapannya dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Tengah.

Di tengah kasus hukum yang menjeratnya, perhatian publik juga tertuju pada rekam jejak panjang Sudewo.

Mulai dari latar belakang sebagai pegawai sipil negara (PNS), kiprah di dunia politik nasional, hingga partai politik yang menaunginya.

Sudewo merupakan kepala daerah yang dilantik sebagai Bupati Pati untuk periode 2025–2030.

Ia lahir di Pati pada 11 Oktober 1968 dan dikenal memiliki perjalanan karier yang cukup panjang sebelum akhirnya menduduki jabatan eksekutif di daerah.

Dalam karier politik, Sudewo sempat berpindah partai.

Dia pernah tercatat di Partai Demokrat. Di bawah partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Sudewo memenangi Pileg dan terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009–2013.

Jejak Politik di DPR RI

Karier politik Sudewo dimulai di tingkat nasional saat ia terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009–2013 melalui Partai Demokrat.

Setelah jeda satu periode, ia kembali ke Senayan pada 2019–2024 bersama Partai Gerindra.

Di DPR RI, Sudewo sempat bertugas di Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, dan olahraga pada awal periode.

Ia kemudian berpindah ke Komisi V, yang menangani urusan infrastruktur, transportasi, dan pembangunan.

Selain di parlemen, Sudewo juga aktif dalam struktur partai.

Ia tercatat menjabat sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan Organisasi DPP Partai Gerindra sejak 2019.

Bersama Partai Gerindra, Sudewo kembali menembus parlemen nasional dan kemudian maju dalam kontestasi Pemilihan Bupati Pati 2024.

Pada pilkada tersebut, ia diusung oleh koalisi besar yang terdiri dari Gerindra, PKB, NasDem, Golkar, PSI, Gelora, Perindo, dan PKN.

Hasilnya, Sudewo memenangkan Pilbup Pati dengan perolehan 419.684 suara atau 53,53 persen dari total pemilih yang menggunakan hak suara.

Ia resmi dilantik sebagai Bupati Pati pada 20 Februari 2025 dalam pelantikan kepala daerah serentak nasional.

Rekam Pendidikan Sudewo

Latar belakang pendidikan Sudewo berasal dari jalur teknik.

Pendidikan dasar ia tempuh di SD Negeri 1 Slungkep, lalu melanjutkan ke SMP Negeri 1 Kayen hingga lulus pada 1985.

Pendidikan menengah ia selesaikan di SMA Negeri 1 Pati pada 1988.

Setelah itu, Sudewo menempuh pendidikan tinggi di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan meraih gelar Sarjana Teknik (ST) Teknik Sipil pada 1993.

Ia kemudian melanjutkan studi magister di Universitas Diponegoro (Undip) dan memperoleh gelar Magister Teknik (MT) bidang Teknik Pembangunan pada 2001.

 

Pernah Berkarier sebagai PNS

Sebelum terjun penuh ke dunia politik, Sudewo memiliki pengalaman panjang sebagai aparatur negara.

Karier profesionalnya dimulai di sektor konstruksi dengan bekerja di PT Jaya Construction pada 1993–1994.

Ia kemudian menjadi pegawai honorer di lingkungan Departemen Pekerjaan Umum Kanwil Bali dan terlibat dalam proyek peningkatan jalan dan jembatan.

Pada 1996, Sudewo diangkat sebagai calon PNS dan selanjutnya bertugas sebagai PNS di Departemen PU Kanwil Jawa Timur.

Pada periode 1999–2006, Sudewo bekerja sebagai PNS di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar.

Setelah itu, ia memutuskan keluar dari birokrasi dan beralih menjadi wiraswasta sebelum akhirnya masuk ke dunia politik nasional.

Kini Terjerat OTT KPK

Nama Sudewo kembali mencuat setelah KPK mengonfirmasi bahwa ia termasuk pihak yang diamankan dalam OTT di Kabupaten Pati, yang merupakan operasi tangkap tangan ketiga KPK sepanjang 2026.

Saat ini, Sudewo masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Kudus oleh penyidik KPK.

Lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang terjaring OTT, sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Kasus ini menambah daftar panjang dinamika politik dan hukum yang mengiringi perjalanan karier Sudewo, dari birokrat, legislator nasional, hingga kepala daerah yang kini berhadapan dengan proses hukum KPK. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#bupati pati #sudewo #ott #partai #kpk #profil #gerindra