RADARSOLO.COM – Publik Pati tengah menyoroti Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pati Sudewo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (19/01/2026).
Nama Risma kini ramai diperbincangkan karena berpotensi menggantikan Sudewo jika Bupati Pati resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Potensi Risma naik menjadi Bupati bukan sekadar isapan jempol belaka.
Berdasarkan UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, jika seorang bupati divonis bersalah atau berhalangan tetap, wakilnya akan otomatis mengisi kekosongan jabatan.
Wakil Bupati Pati dari Partai Apa?
Risma Ardhi Chandra merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia resmi bergabung dengan PKB pada 23 Agustus 2024.
Dalam Pilkada 2024, Risma berpasangan dengan Sudewo dan berhasil memenangkan kontestasi dengan perolehan 419.684 suara, atau 53,53% dari total 783.948 suara sah.
Sebelum menekuni politik, Risma dikenal sebagai pengusaha sukses
Ia mendirikan PT Indo Pratama Network yang bergerak di bidang IT dan payment gateway.
Risma juga mendirikan CV Dua Putra, yang kini bernama PT Dua Putra Utama Makmur Tbk, serta pernah menjadi partner bisnis di sektor batu bara di Jakarta.
OTT KPK Terkait Jabatan Perangkat Desa
KPK menyebut OTT terhadap Bupati Sudewo terkait pengisian jabatan di tingkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa operasi tangkap tangan ini menyasar pengisian posisi seperti kepala urusan, kepala seksi, maupun sekretaris desa.
Saat ini, KPK masih mendalami kasus tersebut dan menindaklanjuti proses hukum pasca-OTT.
Rangkaian OTT KPK di Januari 2026
OTT di Pati merupakan yang ketiga sepanjang Januari 2026.
Sebelumnya, KPK juga melakukan OTT terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di Jakarta Utara (9–10 Januari 2026), serta OTT terhadap Wali Kota Madiun Maidi dan 14 orang lainnya terkait dugaan korupsi proyek dan dana CSR (11 Januari 2026).
Sudewo Dibawa ke Jakarta Usai OTT
Usai ditangkap, Sudewo menjalani pemeriksaan di Ruang Intel Satreskrim Polres Kudus dini hari.
Sekitar pukul 23.40 WIB, Sudewo digiring ke Jakarta dengan pengawalan ketat, tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa (20/1/2026) siang.
Tim penyidik juga membawa satu koper hitam, meski isi koper belum diketahui. Hingga kini, penyidikan terhadap Sudewo terus berlangsung.
Dengan kondisi ini, publik dan kalangan politik menyoroti peluang Risma Ardhi Chandra sebagai Wakil Bupati Pati untuk resmi menggantikan Sudewo, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Editor : Nur Pramudito