RADARSOLO.COM–Laju harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) semakin tidak terbendung.
Pada perdagangan Senin (26/1/2026), harga emas Antam kembali meroket dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) dengan kenaikan signifikan sebesar Rp30 ribu membawa harga ke level Rp 2.917.000 per gram.
Kenaikan ini merupakan kelanjutan dari tren "bullish" yang terjadi sejak akhir pekan lalu, di mana harga emas terus menjebol rekor-rekor baru hampir setiap hari.
Merujuk laman resmi Logam Mulia, pergerakan harga emas Antam menunjukkan volatilitas yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir:
Jumat (23/1): Harga melonjak drastis Rp 90.000 ke level Rp 2.880.000.
Sabtu (24/1): Kembali naik Rp 7.000 ke level Rp 2.887.000 (Rekor ATH saat itu).
Senin (26/1): Meroket lagi Rp 30.000 hingga menjebol level psikologis baru di Rp 2.917.000.
Seiring dengan kenaikan harga jual, harga beli kembali atau buyback juga melesat Rp 28.000 ke level Rp 2.750.000 per gram.
Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi para investor yang ingin melakukan ambil untung (profit taking).
Berikut adalah rincian harga pecahan emas Antam sebelum dikenakan pajak:
0,5 Gram: Rp1.508.500
1 Gram: Rp2.917.000
Baca Juga: Selalu Ditunggu Setiap Tahun, Ini 7 Hal Khas Puasa Ramadan hingga Lebaran
5 Gram: Rp 14.360.000
10 Gram: Rp 28.665.000
50 Gram: Rp142.995.000
100 Gram: Rp285.912.000
1.000 Gram: Rp 2.857.600.000
Ketentuan Pajak dan TransaksiSesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017
Setiap transaksi emas batangan tetap dikenakan potongan pajak sebagai berikut:
Pembelian: Dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% (pemilik NPWP) atau 0,9% (non-NPWP).
Penjualan Kembali (Buyback): Untuk nominal di atas Rp 10 juta, dikenakan potongan PPh 22 sebesar 1,5% (NPWP) atau 3% (non-NPWP) yang langsung dipotong dari total nilai transaksi.
Kenaikan harga yang sangat tajam ini diduga dipengaruhi oleh dinamika ekonomi global dan meningkatnya minat investor terhadap aset aman (safe haven) di tengah ketidakpastian pasar awal tahun 2026.
Di lain sisi, bersamaan dengan harga emas Antam yang melesat, situs resmi logammulai.com malah down, Senin (26/1/2025).
Informasi yang dihimpun radarsolo.jawapos.com, kondisi ini terjadi sejak Sabtu (24/1/2026).
Ketika di-klik, website logammulia.com menampilkan keterangan sebagai berikut:
Pengumuman
Sehubungan dengan adanya kendala jaringan, Seluruh transaksi online www.logammulai.com sementara tidak beriperasi.
Kami akan informasikan kembali jika jaringan sudah kembali normal. Terima Kasih. (wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono