Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Jawa Diguncang Gempa Beruntun: Dari Pacitan, Bantul, hingga Cilacap— Operasional KA Sempat Lumpuh

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 27 Januari 2026 | 16:38 WIB
Ilustrasi gempa bumi
Ilustrasi gempa bumi

RADARSOLO.COM– Aktivitas tektonik di sepanjang wilayah selatan Jawa meningkat signifikan pada Selasa (27/1/2026).

Dalam satu hari, tiga guncangan gempa dengan skala menengah dan dangkal melanda wilayah Jawa Timur, Yogyakarta, hingga Jawa Tengah.

Kejadian ini memicu kepanikan warga dan sempat menghentikan operasional transportasi publik.

Berikut adalah rangkuman peristiwa gempa yang terjadi sepanjang hari ini:

1. Pagi Hari: Gempa M 5,5 Guncang Pacitan, Terasa hingga Solo

Rangkaian guncangan dimulai pada pukul 08.20 dengan pusat gempa berada 25 kilometer Timur Laut Pacitan, Jawa Timur.

Memiliki kekuatan Magnitudo 5,5, gempa ini berlokasi di kedalaman 105 kilometer.

Karena termasuk jenis gempa menengah, getarannya dirasakan sangat luas hingga wilayah Solo Raya.

BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami meski sempat mengejutkan warga yang sedang memulai aktivitas pagi.

2. Siang Hari: Sesar Opak Menggeliat, 17 Perjalanan KA Terhenti

Pada pukul 13.15 WIB, gempa darat berkekuatan Magnitudo 4,4 mengguncang Bantul, Yogyakarta.

Dipicu oleh aktivitas Sesar Opak, gempa dangkal dengan kedalaman 11 km ini dirasakan sangat kuat (Skala III MMI).

Baca Juga: Warga Solo Rasakan Dua Kali Gempa Dalam Sehari, Terbaru Berpusat di Gunungkidul

PT KAI Daop 6 Yogyakarta sempat menghentikan luar biasa (BLB) 17 perjalanan kereta api, termasuk KRL dan KA Jarak Jauh, guna pengecekan jalur selama 23 menit.

Warga di Imogiri dilaporkan berhamburan keluar rumah karena trauma masa lalu terkait gempa besar 2006.

BMKG mencatat adanya 14 kali gempa susulan (aftershock) hingga siang hari.

3. Sore Hari: Gempa Laut Selatan Cilacap

Tak berhenti di situ, pada pukul 15.18 WIB, giliran wilayah Cilacap yang diguncang gempa Magnitudo 4,2.

Pusat gempa berada di laut, berjarak 61 km arah Selatan Cilacap dengan kedalaman 34 km. Gempa ini dirasakan nyata di dalam rumah (Skala II-III MMI), seakan ada truk besar melintas.

Analisis BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menegaskan bahwa meski terjadi rentetan guncangan di titik yang berbeda, hasil pemodelan menunjukkan seluruh gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Hingga berita ini diturunkan (16.30 WIB), belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan masif maupun korban jiwa dari ketiga lokasi tersebut.

Namun, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memastikan bangunan rumah dalam kondisi stabil sebelum beristirahat di malam hari. (wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#pulau jawa #guncangan #BMKG #operasional KA #gempa Bantul #gempa pacitan #Gempa Cilacap #perjalanan ka terhenti #penyebab gempa #getaran