Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Update Dampak Gempa Pacitan M 5,5, Kerusakan Terjadi di Trenggalek hingga Malang, Seperti Apa Kondisinya?

Syahaamah Fikria • Selasa, 27 Januari 2026 | 18:09 WIB
BPBD Kabupaten Malang lakukan asesmen rumah warga  yang mengalami rusak ringan imbas gempa Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026).
BPBD Kabupaten Malang lakukan asesmen rumah warga yang mengalami rusak ringan imbas gempa Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026).

RADARSOLO.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 yang mengguncang Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026) pagi, memicu getaran hingga ke beberapa kabupaten tetangga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang dan Trenggalek melaporkan sejumlah kerusakan ringan, sementara di Pacitan, pemantauan dampak masih berlangsung.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, pihaknya telah melakukan asesmen dua rumah warga di Desa Tambak Rejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

“Dua rumah mengalami kerusakan ringan. Rumah di RT 4 milik Yuwinantyo retak pada tembok, sedangkan rumah di RT 11 milik Susana tembok sampingnya jebol,” ujarnya.

BPBD Malang memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Tim di lapangan masih melakukan pendataan untuk mengetahui kebutuhan bantuan mendesak bagi warga terdampak.

Perangkat Desa Tambak Rejo pun turut aktif mendata dampak gempa di wilayah mereka.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Trenggalek melaporkan kerusakan ringan akibat gempa.

Termasuk rontoknya atap genting di SDN 3 Pogalan dan beberapa rumah di Kecamatan Dongko.

“Beberapa siswa dan pegawai mengalami luka ringan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Triadi Atmono.

Di Pacitan, Kepala Pelaksana BPBD Erwin Andriatmoko menjelaskan, pihaknya melakukan pemantauan intensif di seluruh kecamatan dan desa.

“Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan. Warga sempat keluar bangunan untuk mengamankan diri. Data masih bersifat sementara dan bisa berubah sesuai hasil pemantauan lanjutan,” ujarnya.

Menurut BMKG, gempa terjadi sekitar pukul 08.20 WIB dengan episenter di koordinat 8,14 LS dan 111,33 BT, sekitar 25 kilometer timur laut Pacitan, dengan kedalaman 105 kilometer.

Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Peringatan dan pemantauan resmi terus ditekankan agar masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi dari BMKG. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#kerusakan #malang #gempa bumi #BMKG #gempa #dampak gempa #gempa pacitan #trenggalek #bpbd