Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun hingga Akhir 2025

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 28 Januari 2026 | 16:54 WIB
Hingga akhir Desember 2025, perseroan tercatat telah merealisasikan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS) senilai Rp16,16 triliun.
Hingga akhir Desember 2025, perseroan tercatat telah merealisasikan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS) senilai Rp16,16 triliun.

RADARSOLO.COM-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat komitmennya dalam penyediaan hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Hingga akhir Desember 2025, perseroan tercatat telah merealisasikan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS) senilai Rp16,16 triliun.

Pembiayaan jumbo tersebut telah membantu lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia untuk memiliki rumah impian mereka.

Corporate Secretary BRI Dhanny merinci bahwa penyaluran tersebut mencakup berbagai skema pembiayaan pemerintah, yakni:

“Kami berkomitmen menghadirkan akses hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas. Sebagai bank rakyat, BRI memandang penyaluran KPRS sebagai peran strategis dalam pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dhanny.

Kuota 2026 Meningkat Signifikan

Kinerja positif BRI dalam menyalurkan subsidi perumahan mendapat kepercayaan lebih dari pemerintah.

Sepanjang tahun 2025, kuota KPR FLPP BRI mengalami peningkatan bertahap, dari awal 17.700 unit hingga ditutup sebanyak 33.000 unit pada Desember.

Tren positif ini berlanjut di tahun 2026. “Pada tahun 2026, BRI mendapatkan kepercayaan kuota pembiayaan KPR FLPP sebesar 36.261 unit,” tambah Dhanny.

Dukung Asta Cita dan Ekonomi Desa

Peningkatan kuota ini dinilai memperkuat peran BRI dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah serta mendukung Asta Cita Pemerintah di bidang infrastruktur.

Baca Juga: Klasemen BRI Super League Memanas, Persib Bandung dan Borneo FC Sikut-sikutan di Papan Atas

Dhanny menekankan bahwa sektor perumahan memiliki dampak berganda (multiplier effect) yang luas.

Pembangunan perumahan subsidi tidak hanya menyediakan atap bagi rakyat, tetapi juga menggerakkan sektor konstruksi, industri bahan bangunan, logistik, hingga pelaku UMKM di sekitar kawasan hunian baru.

“Pembiayaan perumahan menciptakan aktivitas ekonomi yang nyata. BRI akan terus memperluas jangkauan program ini agar semakin banyak keluarga Indonesia dapat memiliki rumah yang layak,” pungkasnya. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#BRI #kpr subsidi #Hunian Rakyat #BBRI #Asta Cita Pemerintah