RADARSOLO.COM — Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk tahap 1 2026, yang diperkirakan cair mulai Februari hingga Maret 2026.
Namun, tidak semua keluarga yang pernah menerima bansos sebelumnya otomatis mendapatkan bantuan di tahun ini.
Penting bagi masyarakat untuk memeriksa kembali kelayakan melalui sistem desil agar mengetahui status penerimaan bantuan.
Apa Itu Desil dan Perannya?
Desil adalah kriteria pengelompokan kondisi ekonomi keluarga berdasarkan data resmi yang dimiliki Kemensos melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pemerintah menggunakan desil untuk memastikan bantuan tepat sasaran, dengan prioritas utama diberikan kepada keluarga paling miskin hingga rentan.
Untuk tahun 2026, keluarga yang berada pada desil 1 hingga 4 menjadi prioritas utama penerima PKH dan BPNT.
Sedangkan keluarga pada desil 5 masih berpeluang menerima BPNT, tetapi dengan prioritas lebih rendah dibanding desil 1‑4.
Sementara keluarga pada desil 6 ke atas dianggap sudah tidak layak mendapatkan bantuan karena dianggap sudah mampu secara ekonomi.
Kenapa Bantuan Bisa Tidak Cair Meski Sudah Terdaftar?
Ada beberapa alasan kenapa keluarga yang sebelumnya menerima bansos bisa tidak lagi terdaftar atau tidak menerima PKH-BPNT 2026, di antaranya:
- Desil Keluarga Meningkat
Jika data terbaru menunjukkan keluarga sudah berada di desil tinggi (misalnya desil 6 ke atas), maka bantuan otomatis tidak disalurkan karena dinilai sudah tidak layak berdasarkan kondisi ekonomi terbaru.
- Data Kependudukan Tidak Valid
NIK atau data keluarga yang tidak sinkron dengan sistem Dukcapil (pendataan kependudukan) bisa menyebabkan keluarga tidak masuk dalam daftar bantuan.
-Sudah Menerima Tanggungan Lain dari Negara
Keluarga yang tergolong sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, atau penerima pensiunan negara biasanya tidak lagi memenuhi syarat mendapatkan bansos seperti BPNT.
- Perubahan Kondisi Keluarga
Perubahan alamat tanpa pembaruan data, tidak adanya anggota keluarga yang termasuk prioritas (seperti balita, lansia, penyandang disabilitas), atau kepemilikan aset signifikan juga bisa memengaruhi status desil keluarga.
Cara Cek Status Kelayakan dan Desil Keluarga 2026
Untuk memastikan apakah nama keluarga Anda masih layak menerima bansos PKH atau BPNT di 2026, Kemensos telah menyediakan layanan cek mandiri yang mudah diakses secara online:
1. Cek melalui Website Resmi
- Buka website cekbansos.kemensos.go.id melalui HP atau komputer
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa)
- Ketik nama lengkap sesuai KTP
- Isi kode CAPTCHA, lalu klik “Cari Data”
Hasilnya akan menunjukkan apakah Anda terdaftar sebagai penerima, termasuk jenis bantuan dan status pencairan.
2. Cek melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi resmi Kemensos di Play Store atau App Store
- Login dengan data keluarga
- Pilih menu “Profil” untuk melihat desil keluarga dan status PKH/BPNT 2026
Jika statusnya tampil “YA”, artinya keluarga Anda masih terdaftar dan berhak menerima bantuan sesuai jadwal pencairan.
Tips Agar Tetap Layak Terima Bansos
1. Perbarui Data Kependudukan (Dukcapil) jika ada perubahan alamat, anggota keluarga, atau data lain yang relevan.
2. Pastikan NIK dan Nama Lengkap Sesuai KTP saat cek di sistem Kemensos.
3. Ajukan Perbaikan Data melalui operator desa atau Dinas Sosial setempat jika terjadi kesalahan pendataan.
4. Ikuti Verifikasi Lapangan jika petugas datang untuk survei ulang. Hal ini penting untuk menentukan desil yang benar.
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT 2026
Penyaluran bansos PKH dan BPNT dilakukan secara bertahap.
Bansos tahap 1 2026 mencakup periode Januari – Maret 2026, dengan penyaluran bantuan di berbagai daerah menyesuaikan siapnya data keluarga yang terdaftar. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria