Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Latar Belakang Juda Agung Apa? Kini Duduki Wamenkeu, Gantikan Keponakan Prabowo yang Jadi Deputi Gubernur BI

Syahaamah Fikria • Kamis, 5 Februari 2026 | 17:38 WIB
Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

RADARSOLO.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), gantikan Thomas Djiwandono yang kini menjabat Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2).

Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 3/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih masa jabatan 2024-2029.

Acara pelantikan diawali dengan pembacaan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Prabowo.

Juda mengucapkan janji kesetiaan terhadap Undang-Undang Dasar 1945, komitmen menjalankan peraturan perundang-undangan, dan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh tanggung jawab.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," tutur Juda mengikuti Prabowo.

Dengan pelantikan tersebut, kini Juda resmi duduki posisi Wamenkeu, jabatan yang ditinggalkan keponakan Prabowo, Thomas Djiwandowo usai terpilih jadi Deputi Gubernur BI.

Latar Belakang Pendidikan dan Karier Juda Agung

Juda Agung lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 16 Agustus 1964.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah di Solo, ia menempuh studi Teknik Industri Pertanian di Institut Pertanian Bogor, lulus pada 1987.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan di University of Birmingham, Inggris, mengambil konsentrasi Money, Banking, and Finance.

Juda meraih gelar Master pada 1995 dengan predikat distinction dan gelar doktor (S3) di bidang Ekonomi pada 1999 dengan disertasi bertajuk Financial Deregulation and Monetary Policy in Indonesia.

Selain pendidikan formal, Juda juga mengikuti program eksekutif di berbagai universitas terkemuka dunia.

Termasuk Harvard University, University of Virginia Darden School of Business, Kellogg School of Business Northwestern University, Kiel University, dan Hitotsubashi University di Jepang.

Riwayat Karier di Sektor Keuangan dan Perbankan

Karier Juda di dunia perbankan dimulai di Bank Indonesia (BI) sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter.

Pada 1992–1993, ia menjadi Research Assistant di Central Planning Bureau, Belanda.

Setelah menempuh pendidikan di Inggris, ia kembali ke BI dan menekuni riset ekonomi sebagai peneliti junior di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter (1999–2002).

Juda kemudian naik jabatan menjadi Staf Gubernur BI (2003–2006), Kepala Bagian Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter (2008–2012), Advisor Ekonomi dan Kebijakan Moneter (2012–2013), serta Kepala Grup Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter (2013–2014).

Pada Februari 2014, Gubernur BI Agus DW Martowardojo melantik Juda sebagai Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter.

Selain itu, Juda juga sempat menjadi Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat.

Pada 1 Januari 2020, ia dipromosikan menjadi Asisten Gubernur BI bidang Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial.

Kariernya mencapai puncak ketika ia dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia pada 6 Januari 2022 di hadapan Ketua Mahkamah Agung, posisi yang kini digantikan oleh Thomas Djiwandono. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#ekonom #Wamenkeu #Thomas Djiwandono #profil #pelantikan #prabowo subianto #Juda Agung #deputi BI