RADARSOLO.COM - Pemerintah kembali memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengetahui status penerima bantuan sosial (bansos) tahun 2026.
Kini, pengecekan bisa dilakukan secara mandiri hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP.
Langkah ini penting agar masyarakat dapat memastikan apakah mereka termasuk dalam kelompok Desil 1–4 yang menjadi prioritas penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama yang dijadwalkan cair pada Februari 2026.
Penyesuaian kriteria penerima bansos tahun ini membuat pengecekan desil menjadi hal krusial, terutama bagi keluarga yang membutuhkan dukungan menjelang Ramadan di tengah tantangan ekonomi.
Memahami Desil dalam Penentuan Bansos
Desil merupakan sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi.
Data ini dihimpun pemerintah melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Dalam DTSEN, masyarakat dibagi ke dalam 10 kelompok berdasarkan kondisi sosial ekonomi:
-
Desil 1: 10 persen masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, termasuk kategori miskin ekstrem
-
Desil 2–4: Kelompok miskin dan rentan miskin
-
Desil 5: Kelompok ekonomi menengah atau pas-pasan
-
Desil 6–10: Masyarakat mampu hingga kategori paling sejahtera
Kebijakan terbaru menetapkan bahwa hanya keluarga di Desil 1–4 yang menjadi prioritas utama penerima PKH dan BPNT pada 2026.
Sementara keluarga di Desil 5 yang sebelumnya menerima bantuan, akan dievaluasi dan berpotensi dialihkan kepada warga dengan tingkat kesejahteraan lebih rendah sesuai usulan pemerintah desa atau dinas sosial.
Pentingnya Mengecek Status Desil
Mengetahui posisi desil sangat penting karena:
-
Menentukan kelayakan menerima PKH dan BPNT 2026
-
Memberikan gambaran waktu pencairan bantuan
-
Memastikan data kependudukan sudah tercatat dengan benar
-
Menghindari kendala saat proses pencairan berlangsung
Sebelum bantuan disalurkan oleh Kementerian Sosial, masyarakat dianjurkan melakukan pengecekan secara mandiri melalui kanal resmi.
Cara Cek Desil Bansos 2026 dengan NIK KTP
Terdapat dua metode resmi yang bisa digunakan untuk memeriksa status desil secara daring:
1. Melalui Situs Resmi Kemensos
Cara ini cukup mudah dan bisa dilakukan lewat ponsel maupun komputer:
-
Akses laman cekbansos.kemensos.go.id
-
Pilih wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
-
Masukkan nama lengkap sesuai KTP
-
Isi kode captcha yang tersedia
-
Klik “Cari Data”
Apabila NIK terdaftar dalam sistem DTSEN, informasi mengenai desil serta jenis bantuan (PKH/BPNT) akan langsung ditampilkan.
Metode ini praktis karena tidak memerlukan instalasi aplikasi dan dapat dilakukan kapan saja.
2. Melalui Aplikasi "Cek Bansos"
Selain website, Kementerian Sosial juga menyediakan aplikasi resmi “Cek Bansos” yang dapat diunduh melalui Play Store maupun App Store.
Langkah-langkahnya:
-
Unduh aplikasi Cek Bansos
-
Daftar menggunakan NIK dan data KTP
-
Lakukan verifikasi dengan mengunggah foto KTP dan swafoto
-
Masuk ke menu Profil atau Cek Bansos
-
Lihat informasi desil serta status bantuan
Aplikasi ini cocok untuk masyarakat yang ingin memantau pembaruan data secara berkala.
Tips Agar Pengecekan Lebih Akurat
Agar hasil pengecekan sesuai, perhatikan beberapa hal berikut:
-
Pastikan NIK aktif dan sesuai data Dukcapil
-
Gunakan koneksi internet yang stabil
-
Simpan hasil pengecekan sebagai dokumentasi
Jadwal Pencairan Februari 2026
Sesuai jadwal sementara pemerintah, pencairan PKH dan BPNT tahap pertama 2026 diperkirakan dimulai pada Februari, menjelang Ramadan.
Sebelum dana bantuan masuk ke rekening atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), pastikan Anda telah:
-
Melakukan pengecekan dan validasi desil secara online
-
Melengkapi dokumen yang diperlukan di desa/kelurahan atau dinas sosial
-
Menghubungi pendamping PKH maupun kantor pos atau bank penyalur apabila mengalami kendala
Dengan langkah ini, proses pencairan bantuan diharapkan berjalan lancar, tepat sasaran, dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya.(np)
Editor : Nur Pramudito