Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tinjau Korban Tanah Gerak Tegal, Gubernur Ahmad Luthfi: Huntara Harus Manusiawi, Sediakan Mesin Cuci Bersama!

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 18 Februari 2026 | 18:08 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tinjau langsung progres pembangunan Hunian Sementara bagi korban bencana tanah gerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Rabu (18/2/2025).
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tinjau langsung progres pembangunan Hunian Sementara bagi korban bencana tanah gerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Rabu (18/2/2025).

RADARSOLO.COM-Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau langsung progres pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah gerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Rabu (18/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Luthfi memberikan instruksi khusus agar Huntara tidak dibangun seadanya.

Ia menekankan aspek kemanusiaan untuk memulihkan psikologis warga yang kehilangan tempat tinggal.

“Saya ingin fasilitas umum di Huntara ini dibuat detail dan manusiawi. Kalau perlu, sediakan mesin cuci bersama, agar warga tidak semakin terbebani urusan domestik di tengah kondisi sulit,” tegas Luthfi di lokasi proyek.

Target Lebaran Siap Huni

Pembangunan Huntara ini dipusatkan di lahan bengkok Pemerintah Desa Capar.

Dari total lahan 12 hektare, Dinas ESDM Jateng merekomendasikan area aman seluas 42.720 meter persegi untuk dimanfaatkan.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Affi Triato, melaporkan bahwa proyek ini dikebut dalam waktu satu bulan, mulai 15 Februari hingga 15 Maret 2026.

“Target kami seluruh unit siap huni sebelum Lebaran. Saat ini masih tahap perataan lahan,” lapor Affi.

Sebanyak 500 unit Huntara tipe 24/36 akan dibangun menggunakan teknologi Modular Lite.

Ini adalah sistem konstruksi prefabrikasi inovatif yang ringan, ringkas, dan cepat dipasang tanpa alat berat. Total akan ada 456 unit hunian yang tersebar dalam 38 blok, lengkap dengan fasilitas jalan, air bersih, sanitasi, PJU, dan musala.

Transisi Menuju Hunian Tetap

Baca Juga: Pecah Rekor! Investasi Jateng Tembus Rp 88,5 Triliun, Ahmad Luthfi: Kami Adalah Manager Marketing Investor

Gubernur Luthfi mengingatkan bahwa Huntara hanyalah solusi transisi.

Ia meminta pendataan penghuni dilakukan cermat, memprioritaskan kelompok rentan seperti perempuan kepala keluarga.

“Jangan sampai mereka sudah kehilangan rumah, lalu ditempatkan di hunian sementara dengan banyak kekurangan. Data harus jelas supaya tidak menimbulkan persoalan sosial baru,” ujarnya.

Lebih jauh, Luthfi mendesak agar perencanaan Hunian Tetap (Huntap) segera disusun sembari proses transisi berjalan.

“Segera siapkan rencana hunian tetap. Prinsipnya, Huntap harus membuat warga mandiri secara ekonomi, bukan sekadar memindahkan lokasi tidur mereka,” pungkasnya.

Sebagai informasi, bencana tanah gerak yang melanda wilayah tersebut pada 2 Februari 2026 mengakibatkan kerusakan pada 900 rumah dan memaksa ratusan kepala keluarga mengungsi. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#tanah gerak tegal #huntara #hunian sementara #Gubernur Jateng Ahmad Luthfi