Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Asyik Mandi di Sungai, Dua Pemuda asal Grobogan Tenggelam: Tim SAR Lakukan Pencarian

Adi Pras • Kamis, 19 Februari 2026 | 10:26 WIB
Tim SAR gabungan melakukan pencarian dua pemuda yang hilang tenggelam di Sungai Dukuh Ngambleg, Desa Tanjungharjo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Rabu (18/2/2026). (Dok.Basarnas Semarang)
Tim SAR gabungan melakukan pencarian dua pemuda yang hilang tenggelam di Sungai Dukuh Ngambleg, Desa Tanjungharjo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Rabu (18/2/2026). (Dok.Basarnas Semarang)

RADARSOLO.COM - Dua pemuda berumur 15 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Dukuh Ngambleg, Desa Tanjungharjo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Korban diketahui bernama Levi Hengki Kurniawan dan Adi Aryaguna. Keduanya juga merupakan warga setempat.

Informasi kejadian pertama kali diperoleh dari warga yang melihat peristiwa tersebut dan diteruskan kepada perangkat desa.

Kemudian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Semarang melalui Pos SAR Jepara pada pukul 18.00 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, satu tim rescue Pos SAR Jepara diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 18.10 WIB melakukan pencarian.

“Kami menerima informasi adanya dua remaja hanyut di sungai dukuh Ngambleg dan langsung mengirimkan tim dari Pos SAR Jepara untuk melakukan pencarian” ujar Kepala Kantor SAR Semarang Budiono, Kamis (19/2/2026).

Budiono menambahkan, berdasarkan keterangan di lapangan, kedua korban diketahui sedang bermain dan mandi di pinggir sungai.

Asyik bermain, salah satu korban terpeleset dan terbawa arus sungai.

Sementara korban lainnya berusaha menolong namun ikut terbawa arus deras.

Karena mereka tidak dapat berenang, keduanya terbawa arus dan tenggelam.

Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan gerimis dengan arus sungai yang cukup kencang serta debit air yang tinggi.

Kedalaman sungai di area pinggiran lokasi kejadian diperkirakan sekitar dua meter.

Sehingga korban dengan cepat terbawa arus dan tenggelam. Kejadian ini menunjukkan pentingnya pemahaman risiko oleh masyarakat terhadap bahaya lingkungan perairan, khususnya saat debit air meningkat.

Dalam melakukan pencarian, tim SAR yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Jepara, BPBD Kabupaten Grobogan, Polsek Tegowanu, Koramil Tegowanu, serta warga setempat mengerahkan peralatan SAR air lengkap.

Seperti aqua eye, pelampung dan juga perahu karet. Pencarian sendiri dilakukan dengan melakukan penyisiran di sungai menggunakan dua perahu karet dan juga penyisiran di pinggir sungai dengan berjalan kaki.

“Meskipun saat ini (Kamis, red) debit masih tinggi namun cuaca cukup cerah sehingga harapan kami tim bisa segera menemukan kedua korban,” tandas Budiono. (adi)

Editor : Adi Pras
#tenggelam #pemuda #basarnas #grobogan