RADARSOLO.COM - Isu mengenai jadwal pencairan THR ASN 2026 mulai ramai diperbincangkan di kalangan aparatur sipil negara.
Maklum saja, memasuki Ramadan dan Idul Fitri, kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat signifikan.
Perbincangan ini menguat setelah Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan keterangan terkait rencana pencairan tunjangan hari raya tahun ini.
Dalam wawancara di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (18/2/2026), ia menyebut bahwa pencairan THR ASN 2026 ditargetkan berlangsung pada minggu pertama Ramadan.
“Jadwal pencairan THR ASN 2026 minggu pertama puasa,” ujarnya.
Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian para ASN. Banyak yang mulai bertanya-tanya, apakah benar dana akan masuk rekening saat puasa baru dimulai?
Baca Juga: Benarkah THR ASN 2026 Cair Awal Ramadhan? Ini Bocoran Jadwal, Anggaran, dan Rinciannya
Ditargetkan Cair di Awal Ramadan
Sebelumnya, usai forum Indonesia Economic Outlook di Wisma Danantara, Jumat (13/2/2026), Purbaya juga mengungkapkan harapan serupa.
Ia menegaskan pemerintah berupaya agar THR ASN 2026 dapat disalurkan pada awal bulan puasa.
“Udah pasti nanti. Tapi saya tidak tahu tanggal pastinya yang jelas. Di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa kita salurkan,” katanya.
Meski demikian, hingga kini pemerintah belum mengumumkan tanggal resmi pencairan. Hal ini memunculkan sejumlah perkiraan di masyarakat.
Perkiraan Akhir Februari atau Pertengahan Maret?
Jika mengacu pada pernyataan Menkeu bahwa pencairan dilakukan pada pekan pertama Ramadan 2026, sebagian pihak memperkirakan dana bisa cair sekitar 19–26 Februari 2026. Estimasi tersebut merujuk pada prediksi awal Ramadan tahun ini.
Namun, pola pencairan THR PNS pada tahun-tahun sebelumnya umumnya dilakukan 10 hingga 14 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Tahun 2026, Lebaran diperkirakan jatuh pada 21–22 Maret, meski kepastian tanggalnya masih menunggu sidang isbat dari Kementerian Agama.
Jika memakai pola lama tersebut, maka kemungkinan pencairan baru berlangsung pada pertengahan Maret 2026.
Dengan demikian, terdapat dua skenario waktu pencairan THR ASN 2026: akhir Februari sesuai target awal Ramadan, atau pertengahan Maret mengikuti pola sebelumnya.
Alokasi Anggaran THR 2026
Kementerian Keuangan menyiapkan anggaran sekitar Rp55 triliun untuk pembayaran THR aparatur negara pada 2026.
Dana ini diperuntukkan bagi ASN dan PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, hakim, serta pensiunan.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp49,9 triliun.
Pada 2025, penyaluran THR menyasar kurang lebih 9,4 juta aparatur negara.
Pembayaran THR ini menjadi bagian dari belanja negara kuartal I 2026 yang totalnya mencapai Rp809 triliun.
Komponen THR ASN 2026
Kebijakan pemberian THR dan gaji ke-13 diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2025. Komponen THR ASN 2026 meliputi:
-
Gaji pokok
-
Tunjangan melekat
-
Tunjangan kinerja hingga 100 persen bagi ASN pusat, TNI, Polri, dan hakim
Untuk ASN daerah, besaran THR disesuaikan dengan kapasitas fiskal masing-masing pemerintah daerah.
Sementara itu, pensiunan akan menerima THR sebesar uang pensiun bulanan.
Hingga saat ini, kepastian mengenai THR cair tanggal berapa 2026 masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah.
Namun merujuk pernyataan Menkeu, pencairan ditargetkan paling lambat pada pekan pertama Ramadan.
Karena itu, para aparatur negara disarankan mulai menyusun perencanaan keuangan sejak dini.
Apalagi, ada peluang THR ASN 2026 cair lebih cepat dibandingkan pola tahun-tahun sebelumnya.
Editor : Nur Pramudito