Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Berapa Harga Gift Paus? Viral Menkeu Purbaya Banjir "Hadiah" saat Live TikTok Bareng Anak hingga Singgung Gratifikasi

Syahaamah Fikria • Kamis, 26 Februari 2026 | 20:33 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat live TikTok bareng putranya.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat live TikTok bareng putranya.

RADARSOLO.COM - Momen santai berubah jadi sorotan publik ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampil dalam siaran langsung TikTok bersama putranya, Yuda Purboyo Sunu.

Live streaming yang awalnya sekadar obrolan ringan itu mendadak ramai setelah penonton membanjiri akun dengan gift, termasuk gift “Paus” yang nilainya dikenal cukup fantastis.

Ramainya saweran virtual tersebut memicu perbincangan publik. Bahkan Menleu Purbaya sendiri juga kaget saat tiba-tiba live TikTok bersama putranya justru banjir hadiah gift.

Lantas, berapa sebenarnya harga gift Paus di TikTok?

Dan, apakah pemberian itu bisa dikategorikan sebagai gratifikasi bagi pejabat negara?

Live Santai yang Berujung Sorotan

Siaran langsung digelar melalui akun TikTok pribadi Yuda pada Rabu (25/2/2026).

Dalam live tersebut, keduanya berbincang santai, termasuk membahas fitur gift, fitur yang memungkinkan penonton mengirim apresiasi dalam bentuk animasi digital berbayar.

Namun suasana berubah ketika notifikasi gift Paus muncul berulang kali di layar.

Nilainya disebut mencapai lebih dari Rp1 juta per gift, bahkan terus berdatangan.

“Nyawer paus, Rp1 juta lebih. Paus lagi, makasih,” ujar Yuda saat membaca notifikasi yang masuk.

Purbaya yang duduk di sampingnya langsung menanggapi dengan nada bercanda namun serius.

“Ke lu kan, bukan ke gue,” katanya.

Meski bernuansa santai, respons tersebut menunjukkan kehati-hatian seorang pejabat publik terhadap potensi persoalan etika.

Apa Itu Gift TikTok dan Bagaimana Sistemnya?

Gift TikTok adalah hadiah virtual yang dikirim penonton saat live streaming.

Untuk mengirim gift, pengguna harus membeli koin TikTok dengan uang asli.

Koin inilah yang kemudian ditukar dengan berbagai jenis gift, termasuk gift Paus.

Setelah diterima kreator, gift dapat dikonversi menjadi saldo yang bisa dicairkan ke rekening, meskipun platform akan memotong komisi tertentu sesuai ketentuan internal.

Artinya, gift bukan sekadar animasi hiburan, tetapi memiliki nilai ekonomi riil.

Estimasi Harga Gift Paus TikTok dalam Rupiah

Nilai gift Paus bervariasi tergantung jenisnya. Berikut perkiraan harga berdasarkan jumlah koin dan konversi rata-rata Rp240–Rp250 per koin:

1. Paus Menyelam (Whale Diving)

2. Sam Si Paus (Sam the Whale)

3. Paus dan Anjing Laut (Seal & Whale)

 

Perlu dicatat, harga koin bisa berbeda tergantung metode pembelian, baik melalui Google Play, App Store, maupun situs resmi TikTok.

Selain itu, kreator tidak menerima nilai penuh karena ada potongan komisi dari platform.

Kekhawatiran Gratifikasi

Di tengah derasnya gift yang masuk, Purbaya sempat mengingatkan agar tidak berlebihan menerima saweran.

“Wah jangan banyak-banyak, takut gratifikasi,” ujarnya.

Yuda pun mengaku sempat bingung mematikan fitur gift saat live berlangsung.

“Bingung matiin gift, takut gratifikasi. Maaf guys, lupa matiin gift,” ucapnya.

Ketika gift kembali masuk, Purbaya kembali memastikan.

“Yang bener lu gratifikasi enggak tuh? Ke lu kan?”

Percakapan tersebut memperlihatkan adanya kesadaran soal aturan gratifikasi yang melekat pada pejabat publik.

Respons KPK: Jika Ragu, Laporkan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut merespons peristiwa ini.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa jika terdapat keraguan, pejabat dapat berkonsultasi atau melaporkan melalui mekanisme yang tersedia.

Pelaporan gratifikasi dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi KPK di gol.kpk.go.id, melalui Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) di Kementerian Keuangan, atau langsung ke KPK.

KPK juga mengapresiasi sikap kehati-hatian Purbaya dalam menyikapi potensi gratifikasi.

“Kami tentunya menyampaikan apresiasi kepada Pak Menteri yang aware (sadar, red.) dan berhati-hati dengan potensi gratifikasi,” imbuh Budi

Ribuan Penonton Saksikan Live

Siaran tersebut sempat ditonton puluhan ribu orang secara bersamaan. Dalam satu momen, jumlah penonton tercatat sekitar 28.000 akun.

Angka tersebut menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap figur pejabat negara di media sosial.

Menjelang akhir sesi, jumlah penonton tetap tinggi sebelum Purbaya meninggalkan live lebih dulu. Yuda kemudian menutup siaran beberapa saat setelahnya. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#viral #gift #gratifikasi #kpk #Purbaya Yudhi Sadewa #live TikTok #paus #menkeu