RADARSOLO.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca ekstrem, Selasa (3/3/2026) sore.
Sejumlah wilayah di Jawa Tengah diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat dan petir serta angin kencang hingga menjelang petang.
Berdasarkan data terbaru pukul 15.30 WIB, kondisi cuaca buruk ini mulai terkonsentrasi di beberapa titik.
Cuaca ekstrem tersebut diperkirakan akan meluas ke hampir seluruh wilayah strategis di Jawa Tengah.
Adapun wilayah terdampak utama mulai pukul 15.40 WIB sebagai berikut:
- Kabupaten Wonogiri: Kawasan Waduk Gajah Mungkur, Giriwoyo, hingga Eromoko.
- Kabupaten Purbalingga: Kemangkon, Bukateja, dan sekitarnya.
- Kabupaten Magelang: Salaman, Srumbung, hingga Mertoyudan.
- Kabupaten Kebumen dan Purworejo: Karangsambung, Pituruh, hingga Loano.
- Kabupaten Boyolali: Wilayah lereng seperti Selo, Cepogo, dan Musuk.
BMKG juga memperingatkan bahwa potensi cuaca buruk ini akan meluas ke wilayah yang lebih padat penduduk. Termasuk Solo Raya yang mencakup Kota Solo mulai dari Laweyan dan Pasar Kliwon. Kemudian Kabupaten Sukoharjo, Klaten, Karanganyar, dan Sragen.
Sedangkan di Banyumas Raya, potensi hujan deras meluas ke sebagian besar wilayah Banyumas, Purbalingga, hingga Banjarnegara.
Kawasan pegunungan tengah seperti Temanggung, Wonosobo, dan sebagian Kabupaten Semarang.
Kemudian Kendal dan Grobogan seperti Singorojo, Limbangan, hingga wilayah Geyer dan Kradenan.
Kondisi atmosfer yang tidak stabil ini diperkirakan akan berlangsung setidaknya hingga pukul 17.30 WIB.
Masyarakat yang sedang berada di perjalanan atau beraktivitas di luar ruangan diimbau hindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho yang rawan tumbang akibat angin kencang.
Waspadai genangan air dan potensi banjir luapan di wilayah bantaran sungai. Tetap memantau informasi resmi dari kanal komunikasi BMKG untuk update situasi terkini.
Bagi warga di wilayah perbukitan seperti Selo dan Tawangmangu, harap waspada terhadap potensi jarak pandang yang terbatas dan jalanan licin. (adi)
Editor : Adi Pras