Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Hujan Deras di Solo Raya Berlanjut hingga Pukul 21.00 WIB, Ini Wilayah Persebarannya

Adi Pras • Rabu, 4 Maret 2026 | 19:40 WIB

Cuaca mendung gelap tampak di atas kawasan Pasar Gede Solo. (Arief Budiman/Radar Solo)
Cuaca mendung gelap tampak di atas kawasan Pasar Gede Solo. (Arief Budiman/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Semarang mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Tengah, Rabu (4/3/2026).

Sebagian besar wilayah Jawa Tengah, termasuk Solo Raya diprediksi masih akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sampai pukul 21.00 WIB.

Kondisi cuaca ekstrem ini juga berpotensi disertai kilat/petir dan angin kencang yang dapat membahayakan aktivitas di luar ruangan.

Wilayah terdampak utama berdasarkan data BMKG pukul 18.20 WIB meliputi:

  1. Solo Raya: Sebagian Kota Solo (Banjarsari), Sukoharjo (Grogol, Mojolaban, Baki), Klaten (Delanggu, Ceper, Juwiring), Boyolali, Karanganyar, dan Sragen.
  2. Pegunungan Tengah: Banjarnegara (Wanayasa, Batur) dan Wonosobo (Leksono, Watumalang).
  3. Pantura Timur dan Muria: Sebagian Pati, Jepara, Blora, dan Rembang.

BMKG juga memperingatkan cakupan hujan wilayah tersebut berpotensi meluas ke hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah dalam hitungan jam.

Wilayah yang harus meningkatkan kewaspadaan antara lain:

  1. Solo Raya menyeluruh: Seluruh kecamatan di Kota Solo, Wonogiri (termasuk area Waduk Gajah Mungkur), hingga perbatasan Sragen-Ngawi.
  2. Kawasan Kedu: Magelang (Kota dan Kabupaten), Temanggung, Purworejo, dan Kebumen.
  3. Banyumas Raya: Purbalingga, sebagian Banyumas, dan wilayah pegunungan di Brebes serta Tegal.
  4. Semarang dan sekitarnya: Sebagian Kabupaten Semarang (Tengaran, Suruh), Demak, dan Kudus.
  5. Pantura Barat: Pekalongan, Batang, hingga wilayah selatan Pemalang.

Mengingat durasi hujan yang diperkirakan berlangsung hingga pukul 21.00 WIB, masyarakat diimbau untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho karena risiko angin kencang.

Selain itu waspada genangan air bagi pengguna jalan, terutama di wilayah perkotaan seperti Kota Solo dan sekitarnya.

Kemudian memantau debit air bagi warga yang tinggal di daerah aliran sungai atau lereng perbukitan guna mengantisipasi banjir luapan atau tanah longsor. (adi)

Editor : Adi Pras
#karanganyar #Boyolali #BMKG #sragen #solo #sukoharjo #hujan deras #wonogiri #solo raya