Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kanada Kepincut Investasi Teknologi Pertanian dan Kesehatan di Jawa Tengah, Apa Saja Peluangnya?

Syahaamah Fikria • Kamis, 5 Maret 2026 | 20:56 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat audensi dengan Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat audensi dengan Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton.

RADARSOLO.COM - Pemerintah Kanada menunjukkan ketertarikan untuk memperluas kerja sama ekonomi dengan Jawa Tengah. Khususnya pada sektor teknologi pertanian, ketahanan pangan, dan kesehatan.

Rencana tersebut muncul seiring dengan pengembangan energi terbarukan yang mulai dipersiapkan di wilayah tersebut.

Minat investasi itu disampaikan oleh Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton saat melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang, Kamis (5/3/2026).

Jess Dutton menyebut bahwa hubungan bilateral antara Kanada dan Indonesia telah terjalin dengan baik.

Ia menegaskan, kerja sama perdagangan yang telah ditandatangani sebelumnya oleh Presiden Prabowo Subianto pada September 2025 akan terus ditindaklanjuti melalui berbagai program ekonomi.

“Kami sedang melihat peluang perdagangan dan investasi potensial antara kedua negara. Jawa Tengah memiliki peran strategis, sehingga kami berharap dapat memperluas kerja sama di daerah ini,” ujar Jess Dutton usai pertemuan.

Dorongan Kerja Sama Pertanian Berkelanjutan

Menurut Jess, sektor pertanian merupakan salah satu kekuatan ekonomi utama Jawa Tengah.

Kanada, di sisi lain, memiliki teknologi pendukung produksi pertanian modern, termasuk bahan baku pupuk dan sistem manajemen lahan presisi.

Pemerintah Kanada juga telah mengembangkan program pendampingan bagi petani skala kecil di Jawa Tengah dengan tujuan meningkatkan keberlanjutan produksi pangan dan efisiensi pemanfaatan lahan.

“Kanada memiliki pengalaman dalam teknologi pertanian dan produksi bahan pupuk. Kami ingin membantu petani agar pengelolaan lahannya lebih produktif dan berkelanjutan,” tambahnya.

 

Potensi Kolaborasi Teknologi Kesehatan

Selain sektor pangan, Kanada juga menawarkan peluang kerja sama dalam bidang kesehatan.

Teknologi medis modern menjadi salah satu fokus utama yang dapat dikembangkan bersama.

Kerja sama yang dibahas mencakup pengembangan teknologi kesehatan, pertukaran tenaga medis, pendidikan dokter, hingga potensi pengembangan layanan pengobatan berbasis robotik melalui kolaborasi dengan universitas di Kanada.

“Universitas di Kanada terbuka untuk kerja sama pendidikan dan riset kesehatan,” kata Jess Dutton.

Jawa Tengah Siap Sambut Investasi Asing

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa Jawa Tengah merupakan salah satu daerah yang terus mendorong peningkatan investasi, termasuk dari Kanada.

Salah satu daya tarik utama adalah pengembangan energi baru terbarukan yang mulai disiapkan pemerintah daerah.

Data pemerintah daerah menunjukkan bahwa realisasi investasi di Jawa Tengah pada tahun sebelumnya mencapai sekitar Rp88,6 triliun.

Namun, kontribusi investasi Kanada masih relatif kecil dan berada di kisaran peringkat negara sumber investasi ke-40-an.

Berdasarkan catatan periode 2021–2025, Kanada menempati posisi ke-49 dengan total investasi sekitar Rp4,35 miliar.

Investasi tersebut tersebar pada beberapa sektor, antara lain industri kimia dan farmasi sebesar 52 persen, perdagangan dan reparasi 25 persen, hotel dan restoran 1 persen, serta sektor industri lainnya 22 persen.

“Kanada masih memiliki peluang untuk meningkatkan investasi di Jawa Tengah, terutama di sektor strategis seperti pertanian dan kesehatan,” ujar Ahmad Luthfi.

Fokus Ketahanan Pangan dan Swasembada

Lebih lanjut, Ahmad Luthfi secara tegas menawarkan peluang investasi dalam bidang pertanian dan kesehatan.

Apalagi tahun ini program-program Pemprov Jateng diprioritaskan ketahanan pangan guna mendukung swasembada pangan dan penumpu pangan nasional.

Melalui kerja sama internasional, diharapkan transfer teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta modernisasi sektor produksi dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.(ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#gubernur jateng #investasi jateng #Ahmad Luthfi #investasi #pertanian #jawa tengah #kanada #kesehatan #investasi asing