RADARSOLO.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Tengah pada Sabtu (7/3/2026).
Sejumlah wilayah diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang.
Berdasarkan data terbaru pukul 16.20 WIB, kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 19.30 WIB malam ini.
Wilayah terdampak utama mulai dari Purbalingga yang mencakup kecamatan Karangreja dan Karangjambu.
Kemudian Kabupaten Banjarnegara meliputi kecamatan Bawang, Banjarnegara, Madukara, hingga Pagentan.
Sedangkan di Kecamatan Karanganyar meliputi Kecamatan Jatipuro, Ngargoyoso, Jenawi, dan sekitarnya.
Adapun Kabupaten Rembang meliputi wilayah kota, Bulu, Sale, hingga Sarang. Sementara Kabupaten Pekalongan meliputi Kajen, Kedungwuni, Bojong, dan wilayah pegunungan seperti Petungkriyono.
Sedangkan Kabupaten Batang dan Kendal: Wonotunggal, Bandar, Gringsing, hingga Pageruyung.
BMKG juga memperingatkan bahwa kondisi ini berpotensi meluas ke hampir seluruh wilayah Jawa Tengah, termasuk kota-kota besar. Wilayah yang harus mulai bersiap antara lain:
Solo Raya yang meliputi Kota Solo, Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Sragen, dan Wonogiri (termasuk area Waduk Gadjah Mungkur).
Semarang Raya meliputi Kota Semarang (seluruh kecamatan), Kabupaten Semarang, Demak, dan Kendal.
Banyumas Raya meliputi Purwokerto, Cilacap, Kebumen, dan Purbalingga secara menyeluruh.
Pantura Barat dan Timur meliputi Tegal, Brebes, Pemalang, Pekalongan, hingga Pati, Kudus, dan Jepara (termasuk Karimun Jawa).
Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan oleh cuaca ekstrem ini.
Mulai dari genangan air atau banjir luapan di wilayah dataran rendah, pohon tumbang akibat angin kencang. Selain itu, jalanan licin yang dapat membahayakan pengendara kendaraan bermotor. Tanah longsor di wilayah perbukitan atau lereng gunung.
Bagi warga yang sedang berada di luar ruangan, disarankan untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame.
Tetap pantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi perubahan situasi di lapangan. (adi)
Editor : Adi Pras