Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kapan Sidang Isbat Idul Fitri 2026? Intip Jadwal Pemerintah Tentukan Lebaran 1 Syawal 1447 H

Syahaamah Fikria • Selasa, 10 Maret 2026 | 16:12 WIB

CEK: Pemantauan hilal di Observatorium Pondok Pesantren Modern Assalaam, Sukoharjo (28/2/2025)   
CEK: Pemantauan hilal di Observatorium Pondok Pesantren Modern Assalaam, Sukoharjo (28/2/2025)  

RADARSOLO.COM – Memasuki fase akhir bulan suci Ramadan 2026, perhatian umat Muslim di Indonesia mulai beralih pada kepastian tanggal hari raya Idul Fitri 1447 H.

Termasuk jadwal penyelenggaraan sidang isbat Lebaran 2026, yang menjadi rujukan resmi pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) untuk menetapkan jatuhnya 1 Syawal 1447 Hijriah.

Di Indonesia, penentuan hari besar keagamaan tidak hanya bersandar pada perhitungan matematis (hisab), tetapi juga divalidasi dengan pengamatan langsung titik hilal (rukyatul hilal) di berbagai wilayah nusantara.

Hasil dari perpaduan dua metode inilah yang nantinya akan diumumkan dalam sidang isbat.

Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026

Berdasarkan prosedur tetap yang dilakukan setiap tahunnya, Kementerian Agama menggelar sidang isbat pada hari ke-29 bulan Ramadan.

Penentuan ini bertujuan untuk melihat apakah bulan baru (Syawal) sudah tampak atau masa puasa harus digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari.

Mengingat awal Ramadan 1447 H telah ditetapkan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, maka kalkulasi kalender menunjukkan:

29 Ramadan 1447 H: Jatuh pada hari Kamis, 19 Maret 2026.

Waktu Sidang Isbat: Diperkirakan akan dilaksanakan pada Kamis petang, 19 Maret 2026, selepas waktu Magrib.

Masyarakat dapat memantau jalannya sidang isbat ini secara daring maupun melalui siaran langsung (live streaming) di kanal YouTube Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag untuk mengetahui apakah Idul Fitri akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, atau Sabtu, 21 Maret 2026.

 

Metode Penentuan: Mengapa Harus Sidang Isbat?

Sidang isbat menjadi jembatan antara pakar astronomi, ulama, dan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam untuk mencapai mufakat. Terdapat dua metode utama yang digunakan:

Metode Hisab: Perhitungan secara astronomis untuk menentukan posisi bulan secara matematis.

Metode Rukyat: Pengamatan lapangan di titik-titik pemantauan hilal di seluruh provinsi di Indonesia.

Pemerintah Indonesia saat ini merujuk pada kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), di mana hilal dianggap sah jika memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Hasil sidang isbat penetapan ini nantinya akan dibacakan langsung oleh Menteri Agama dan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menerbitkan keputusan mengenai hari libur nasional serta cuti bersama Idul Fitri 2026.

Ketetapan resmi ini sangat dinanti untuk mematangkan persiapan mudik dan pelaksanaan sholat Id bagi umat Islam di tanah air. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#kemenag #sidang isbat Idul Fitri 2026 #sidang isbat lebaran #Idul Fitri 1447 H #Idul Fitri 2026 #lebaran 2026 #sidang isbat