Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Omzet Lebaran Menanti! Ketua DPRD Jateng Dorong UMKM Manfaatkan Medsos dan Percantik Kemasan

Rudi Hartono RS • Senin, 16 Maret 2026 | 10:35 WIB
Ketua DPRD Jateng Sumanto sebut siklus perputaran ekonomi di masyarakat selalu memuncak menjelang hingga beberapa saat setelah Idulfitri.
Ketua DPRD Jateng Sumanto sebut siklus perputaran ekonomi di masyarakat selalu memuncak menjelang hingga beberapa saat setelah Idulfitri.
 
RADARSOLO.COM- Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto, mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk jeli memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri guna mendongkrak omzet penjualan.
 
Momen perayaan ini dinilai sebagai waktu yang paling tepat bagi pelaku usaha untuk tampil lebih kreatif dalam memasarkan produknya.
 
 
Menurut Sumanto, siklus perputaran ekonomi di masyarakat selalu memuncak menjelang hingga beberapa saat setelah Idulfitri.
 
Kondisi emas ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku UMKM untuk menawarkan ragam produk unggulan, mulai dari makanan khas Lebaran, aneka kue kering, busana, hingga parsel dan kebutuhan lainnya.
 
“Momentum hari raya keagamaan seperti Idulfitri selalu membawa tren peningkatan aktivitas ekonomi di masyarakat. Ini menjadi peluang yang sangat baik bagi pelaku UMKM untuk mendongkrak penjualan dengan menghadirkan produk yang menarik dan berkualitas,” ujarnya, belum lama ini.
 
Pentingnya Go Digital dan Inovasi Kemasan
 
Politisi PDI Perjuangan ini juga mendorong pelaku UMKM untuk segera memperbarui strategi pemasarannya.
 
Ia menekankan pentingnya memanfaatkan platform digital dan media sosial (online) guna menjangkau pangsa pasar yang lebih luas dan tanpa batas wilayah.
 
Selain digitalisasi, inovasi pada desain kemasan (packaging) juga dinilai krusial untuk memikat mata konsumen di tengah tingginya persaingan produk Lebaran.
 
“Pelaku UMKM perlu terus berinovasi, baik dari sisi racikan produk maupun kemasannya. Dengan tampilan visual yang estetis dan kualitas yang terjaga, produk UMKM kita memiliki peluang besar untuk merebut hati masyarakat,” tambahnya.
 
Tantangan Klasik Daya Saing UMKM
 
Lebih jauh, Sumanto turut menyoroti masih lemahnya daya saing sebagian UMKM lokal.
 
Ia menjabarkan beberapa faktor klasik yang kerap menghambat laju perkembangan UMKM dalam berkompetisi merebut pasar, di antaranya:
 
Kunci Sukses: Produk Unik dan Paham Tren
 
Sebagai solusi dari berbagai kendala tersebut, Sumanto menyarankan agar pelaku UMKM mulai menciptakan produk yang memiliki karakter unik dan pembeda.
Sumanto dorong pemanfaatan platform digital dan media sosial (online) guna menjangkau pangsa pasar yang lebih luas.
Sumanto dorong pemanfaatan platform digital dan media sosial (online) guna menjangkau pangsa pasar yang lebih luas.
 
Keunikan inilah yang akan menambah nilai jual eksklusif, sehingga pengusaha bisa mematok produknya dengan harga yang lebih premium.
 
"UMKM juga perlu cerdas mencermati tren di masyarakat, sebab di situlah letak peluang meraup keuntungan. Pengusaha UMKM harus lincah merespons permintaan pasar dengan menyediakan produk-produk yang memang sedang digandrungi atau sangat dibutuhkan saat ini," pungkasnya. (*)
 
Editor : Tri wahyu Cahyono
#omzet #mudik lebaran #Ketua DPRD Jateng Sumanto #umkm indonesia