Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Surat MenPAN RB Soal Kebutuhan Seleksi CPNS 2026 Terbit, Berapa Perkiraan Formasi yang Dibutuhkan?

Syahaamah Fikria • Senin, 16 Maret 2026 | 21:59 WIB

Ilustrasi tes Seleksi CPNS.
Ilustrasi tes Seleksi CPNS.

RADARSOLO.COM – Harapan masyarakat untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) di tahun ini mulai menemui titik terang.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Rini Widyantini secara resmi telah menerbitkan surat terbaru terkait pemetaan kebutuhan pegawai untuk tahun anggaran 2026.

Melalui Surat MenPAN RB Nomor: B/1553/M.SM.01.00/2026 tertanggal 12 Maret 2026, pemerintah secara resmi meminta seluruh instansi pusat maupun daerah untuk segera menyodorkan usulan jumlah dan jenis jabatan ASN.

Langkah ini menjadi sinyal kuat dibukanya seleksi CPNS 2026 dalam waktu dekat.

Berapa Perkiraan Formasi CPNS 2026?

Menteri Rini Widyantini mengungkapkan bahwa pemerintah setidaknya telah menyiapkan ancang-ancang untuk mengisi kekosongan besar di tubuh birokrasi.

Salah satu dasar penentuan jumlah formasi adalah banyaknya pegawai yang mengakhiri masa pengabdiannya.

"Kami sudah menyiapkan sekitar 160 ribu formasi untuk menggantikan pegawai yang memasuki masa pensiun," ungkap Rini dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Meskipun angka 160 ribu formasi telah disebut, jumlah final masih akan bergantung pada usulan dari setiap Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) serta hasil koordinasi dengan Kementerian Keuangan terkait kesiapan anggaran negara.

4 Poin Utama Instruksi MenPAN RB Tahun 2026

Dalam surat yang bersifat segera tersebut, MenPAN RB menekankan empat prinsip utama yang harus dipatuhi oleh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam mengusulkan formasi:

1. Prinsip Zero Growth: Penerimaan pegawai tetap dibatasi (pertumbuhan nol), kecuali untuk pemenuhan tenaga pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan.

2. Dukungan Program Prioritas: Usulan jabatan harus sinkron dengan program prioritas nasional yang dicanangkan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

3. Kesesuaian SOTK Baru: Usulan jabatan mengacu pada prioritas tujuan tiap instansi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

4. Batas Usia Pensiun: Mengacu pada peta jabatan yang ada dan jumlah ASN yang pensiun di tahun 2026.

Pemerintah memberikan tenggat waktu yang sangat ketat.

Seluruh instansi wajib mengunggah usulan mereka melalui aplikasi e-formasi paling lambat 31 Maret 2026.

Instansi yang terlambat dianggap tidak melaksanakan pengadaan ASN untuk tahun anggaran ini.

Jadwal dan Persyaratan Seleksi CPNS 2026

Lalu, kapan pendaftaran CPNS 2026 resmi dibuka? Hingga pertengahan Maret 2026, pemerintah belum merilis tanggal pastinya.

Namun, jika merujuk pada pola tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran biasanya dibuka pada pertengahan hingga akhir tahun setelah proses verifikasi formasi selesai.

Menteri Rini menegaskan, saat ini pihaknya sedang menghitung kompetensi spesifik yang dibutuhkan oleh daerah.

"Saya tidak bisa mengarang kompetensi apa yang dibutuhkan daerah, kami sudah bersurat kepada Menteri Keuangan untuk segera dihitung," tambahnya.

Cara Pantau Informasi Resmi Seleksi CPNS 2026

Masyarakat diimbau untuk tidak termakan kabar hoaks dan hanya merujuk pada kanal resmi berikut:

Website: menpan.go.id dan bkn.go.id

Media Sosial: Instagram @kemenpanrb dan @bkngoidofficial

Bagi yang berminat, mulailah menyiapkan dokumen dasar seperti KTP, Ijazah, Transkrip Nilai, dan pas foto terbaru, sembari menunggu portal SSCASN dibuka secara resmi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#menpan rb #pendaftaran cpns 2026 #seleksi CPNS 2026 #seleksi asn 2026 #formasi cpns