RADARSOLO.COM - Suasana ibadah Salat Tarawih di Masjid Raya Pesona, Perumahan Pesona Raya Regency, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Jember, mendadak berubah mencekam pada Senin malam (16/3/2026).
Sebuah ledakan keras terjadi sekitar pukul 19.30 WIB ketika puluhan jemaah tengah menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
Dentuman yang terdengar tiba-tiba memicu kepanikan di dalam masjid. Sejumlah jemaah langsung berhamburan keluar karena khawatir terjadi sesuatu yang membahayakan. Situasi sempat ricuh beberapa saat sebelum akhirnya kondisi kembali terkendali.
Takmir Masjid Raya Pesona, Muhammad Fadil, mengatakan dirinya tidak berada di lokasi saat peristiwa berlangsung. Ia mengetahui kejadian tersebut dari laporan para jemaah yang sedang melaksanakan salat.
“Saya mendapat keterangan dari jemaah yang berada di dalam masjid saat kejadian,” ujarnya dilansir dari Jawa Pos Radar Jember.
Berdasarkan kesaksian para jemaah, ledakan terjadi ketika Salat Tarawih telah memasuki rakaat ke-14. Getaran yang ditimbulkan disebut cukup kuat hingga membuat jam dinding di dalam masjid berhenti berfungsi.
“Kejadiannya sekitar pukul setengah delapan malam,” jelas Fadil.
Sumber ledakan diduga berasal dari area ruangan dekat tempat wudhu laki-laki. Suara dentuman dilaporkan terdengar hingga ke lingkungan permukiman sekitar dan jalan di depan kompleks perumahan.
Akibat peristiwa tersebut, beberapa bagian bangunan masjid mengalami kerusakan. Plafon rusak, etalase buku hancur, serta roster di sekitar titik ledakan turut terdampak. Area yang mengalami kerusakan kini telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Seorang jemaah dilaporkan mengalami gangguan pendengaran akibat kerasnya suara ledakan dan sempat mendapatkan penanganan di Unit Gawat Darurat. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Aparat dari Polres Jember segera mendatangi lokasi dan memasang garis polisi di sekitar area masjid. Pengamanan dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan.
Kasat Reskrim Polres Jember, Angga Riatma, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan awal untuk memastikan penyebab ledakan.
“Lokasi sudah kami amankan dan masyarakat kami imbau tidak mendekat. Penyebab ledakan masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Polisi juga berencana melakukan sterilisasi lanjutan dengan melibatkan Tim Penjinak Bom (Jibom). Untuk sementara waktu, kegiatan ibadah di Masjid Raya Pesona dihentikan hingga proses penyelidikan selesai dan lokasi dinyatakan aman. (dhi/JPG/nik)