RADARSOLO.COM – Pelarian pemeran video asusila Ojol Bali dengan Bule yang sempat menghebohkan jagat maya akhirnya berakhir di tangan pihak kepolisian.
Polres Badung resmi meringkus tiga warga negara asing (WNA) yang menjadi dalang sekaligus pemeran dalam video "Ojol Bali" berdurasi 17 menit tersebut, yang belakangan banyak diburu link-nya.
Penangkapan dilakukan secara dramatis di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, saat para pelaku mencoba meninggalkan Indonesia.
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengonfirmasi bahwa motif di balik pembuatan video tersebut adalah murni mencari keuntungan finansial melalui platform konten dewasa.
Para pelaku sengaja menggunakan atribut ojek online lokal untuk memicu sensasi agar video mereka cepat viral di Indonesia.
Rencanakan Beli Jaket Ojol
Berdasarkan hasil pemeriksaan, identitas pria yang mengenakan atribut ojek online tersebut bukanlah warga lokal, melainkan seorang warga negara Italia berinisial NBS.
Ia beradu peran dengan MMZL, seorang wanita asal Prancis.
Ide penggunaan identitas ojol murni merupakan strategi pemasaran.
NBS diketahui membeli jaket khas salah satu perusahaan ojol tersebut di sebuah toko seharga Rp300 ribu.
Tujuannya agar publik terkecoh dan mengira ia adalah pengemudi ojol asli.
"Untuk menarik perhatian atau membuat viral, tersangka menggunakan jaket ojek. Jadi yang memakai adalah warga negara Italia, bukan (driver) lokal," jelas Joseph dalam konferensi pers, Selasa (17/3/2026).
Kronologi Lengkap Pengungkapan Kasus
Proses hukum terhadap ketiga tersangka berlangsung cepat melalui serangkaian penyelidikan siber:
- Perekaman Video Ojol Bali dengan Bule (8 Maret 2026)
Video tersebut diproduksi di sebuah vila di kawasan Desa Pererenan, Mengwi, Badung, sekitar pukul 14.40 WITA.
MMZL merekam sendiri adegan tersebut menggunakan kamera ponselnya.
- Viral di Media Sosial (13 Maret 2026)
Tim Siber Polres Badung melakukan profiling setelah video berdurasi 17 menit tersebut viral.
Polisi sempat memeriksa seorang driver ojol asli yang sering mengantar jemput MMZL selama di Bali untuk menggali informasi.
- Upaya Melarikan Diri (15-16 Maret 2026)
Setelah identitas dikantongi, polisi mendeteksi MMZL dan NBS sedang berada di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Mereka berencana kabur menuju Thailand.
- Penangkapan di Bandara
Keduanya diamankan tanpa perlawanan oleh petugas kepolisian yang berkoordinasi dengan pihak Imigrasi.
- Pengejaran Sang Manajer
Di waktu yang hampir bersamaan, polisi menangkap ERB (pria asal Prancis) di kawasan Canggu. ERB berperan sebagai manajer dan pengunggah konten ke situs dewasa.
Sensasi di Balik Helm dan Masker
Dalam video yang terbagi menjadi dua bagian tersebut, adegan dimulai dengan MMZL yang dibonceng oleh NBS menggunakan motor.
NBS tampak mengenakan atribut lengkap, mulai dari jaket ojol, helm, hingga masker untuk menutupi identitasnya sebagai WNA.
Rekaman kemudian berlanjut ke dalam kamar vila privat. Vila tersebut diketahui berada di Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Badung
Hal yang sempat membuat netizen janggal adalah sikap NBS yang tetap mengenakan helm dan jaket selama melakukan aksi asusila.
Namun kini diketahui jika hal itu merupakan bagian dari skenario untuk memperkuat kesan bahwa pemeran pria adalah seorang "driver ojol".
Ancaman Pidana dan Deportasi
Ketiga WNA tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di Mapolres Badung.
Mereka dijerat dengan pasal terkait pornografi dan UU ITE dengan motif mencari keuntungan ekonomi.
Pihak Imigrasi juga tengah bersiap melakukan tindakan administratif berupa pencekalan dan deportasi setelah proses hukum pidana selesai.
Kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menyebarkan tautan video tersebut.
Karena selain melanggar hukum, link yang beredar sering kali mengandung malware yang membahayakan perangkat digital pengguna. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria