RADARSOLO.COM – Setelah merayakan hari kemenangan Idul Fitri 1447 Hijriah, umat Muslim kini bersiap menyempurnakan ibadah dengan puasa sunah Syawal.
Ibadah yang memiliki keutamaan pahala setara berpuasa setahun penuh ini menjadi momen yang paling dinantikan usai Ramadan dan Lebaran.
Namun, karena adanya perbedaan penetapan 1 Syawal tahun ini, masyarakat perlu memperhatikan kembali kapan mulai jadwla puasa Syawal 2026 sesuai dengan rujukan yang diikuti.
Secara syariat, puasa Syawal dilakukan sebanyak enam hari.
Meski idealnya dilaksanakan secara berurutan mulai H+1 Lebaran (2-7 Syawal), para ulama memperbolehkan jika ingin dilakukan secara acak atau tidak berurutan selama masih berada dalam bulan Syawal.
Jadwal Puasa Syawal 2026 Versi Pemerintah
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Mengingat hari pertama Syawal diharamkan untuk berpuasa, maka jadwal puasa sunah bagi pengikut keputusan pemerintah adalah sebagai berikut:
- Awal Puasa Syawal (2 Syawal): Minggu, 22 Maret 2026.
- Urutan Ideal (2-7 Syawal): Minggu, 22 Maret hingga Jumat, 27 Maret 2026.
- Batas Akhir Puasa Syawal: Sabtu, 18 April 2026 (29 Syawal versi Pemerintah).
Jadwal Puasa Syawal 2026 Versi Muhammadiyah
Berbeda dengan pemerintah, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan Hari Raya Idul Fitri jatuh lebih awal, yakni Jumat, 20 Maret 2026.
Oleh karena itu, warga Muhammadiyah sudah bisa memulai ibadah sunah ini satu hari lebih cepat:
- Awal Puasa Syawal (2 Syawal): Sabtu, 21 Maret 2026.
- Urutan Ideal (2-7 Syawal): Sabtu, 21 Maret hingga Kamis, 26 Maret 2026.
- Batas Akhir Puasa Syawal: Jumat, 17 April 2026 (29 Syawal versi Muhammadiyah).
Bacaan Niat Puasa Syawal
Keseriusan dalam menjalankan ibadah sunah ini diawali dengan pembacaan niat.
Berikut adalah lafal niat puasa Syawal yang dapat dibaca pada malam hari:
Lafal Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِي شَهْرِ الشَّوَّالِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ghadin fi syahrisy-syawwali sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya:
“Saya berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah Taala.”
Karena merupakan puasa sunah, jika lupa membaca niat pada malam hari, maka masih diperbolehkan berniat pada pagi hari hingga sebelum waktu Zuhur tiba.
Dengan catatan belum mengonsumsi makanan, minuman, atau melakukan hal yang membatalkan puasa sejak fajar.
Keutamaan Puasa 6 Hari di Bulan Syawal
Mengacu pada hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa yang berpuasa Ramadan kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seolah-olah telah berpuasa sepanjang tahun.
Bagi yang masih memiliki hutang puasa Ramadan (qadha), sangat disarankan untuk menuntaskan puasa wajib tersebut terlebih dahulu sebelum melaksanakan puasa sunah Syawal agar mendapatkan kesempurnaan pahala. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria