RADARSOLO.COM – Memasuki pekan terakhir Maret 2026, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah mulai mempertanyakan status pencairan bantuan sosial (bansos) mereka.
Sebagai bagian dari penyaluran Tahap 1 (Januari-Maret), bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) seharusnya sudah mendarat di kantong masyarakat yang membutuhkan.
Bagi KPM yang merasa bantuan belum cair, jangan panik.
Kementerian Sosial (Kemensos) telah mempermudah proses pengecekan status kepesertaan dan lini masa penyaluran secara real-time.
Kini, KPM bisa memastikan apakah namanya masih terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) hanya dengan menggunakan ponsel.
Panduan Cek Bansos PKH-BPNT Lewat HP
1. Cek Lewat Website Kemensos
Cara tercepat untuk mengetahui posisi bantuan adalah melalui link resmi Kemensos.
Ikuti langkah-langkah detail berikut ini:
- Akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di HP Anda.
- Masukkan 16 digit NIK (Nomor Induk Kependudukan) sesuai KTP.
- Masukkan kode captcha (empat karakter unik) yang muncul di layar untuk verifikasi keamanan.
- Klik tombol "Cari Data".
Sistem akan menampilkan status Anda, jenis bantuan yang diterima (PKH/BPNT/PBI JK), serta periode penyaluran terakhir.
2. Cek Lewat Aplikasi "Cek Bansos"
Selain via web, masyarakat juga bisa memantau bantuan secara lebih personal melalui aplikasi resmi.
- Unduh aplikasi "Cek Bansos" di Play Store atau App Store.
- Login menggunakan akun yang terdaftar atau akun Google.
- Pilih menu "Cek Bansos" pada halaman utama.
- Masukkan NIK dan klik "Cari Data".
Aplikasi ini juga memungkinkan masyarakat melihat detail "desil" atau tingkat kesejahteraan keluarga masing-masing.
Mengapa Bansos Maret 2026 Belum Cair?
Penyaluran bansos dilakukan secara bertahap melalui sistem triwulan. Maret adalah bulan terakhir untuk Tahap 1.
Jika bantuan belum masuk ke Rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) atau belum ada undangan dari Kantor Pos, berikut kemungkinannya:
1. Proses Antrean Perbankan
Bank Himbara melakukan transfer secara kolektif yang memakan waktu.
2. Update Data DTSEN
Kemensos rutin melakukan verifikasi kelayakan. Hanya warga yang masuk desil 1 hingga desil 4 yang diprioritaskan mendapat PKH dan BPNT.
3. Perubahan Status Kepesertaan
Misalnya, komponen pendidikan (anak sekolah) yang sudah lulus atau komponen kesehatan yang sudah melebihi batas usia.
Rincian Nominal Bansos yang Diterima Maret 2026
Penting untuk mencatat besaran bantuan agar penerima bisa melakukan kroscek saat dana cair:
1. Program Sembako (BPNT)
Nominal: Rp200.000 per bulan per KPM (Dirapel menjadi Rp600.000 untuk 3 bulan atau satu kali penyaluran).
2. Program Keluarga Harapan (PKH)
Indeks bantuan diberikan per tahap (3 bulan sekali):
- Ibu Hamil/Balita: Rp750.000 (Total Rp3 Juta/tahun)
- Siswa SMA: Rp500.000 (Total Rp2 Juta/tahun)
- Siswa SMP: Rp375.000 (Total Rp1,5 Juta/tahun)
- Siswa SD: Rp225.000 (Total Rp900 Ribu/tahun)
- Lansia/Disabilitas Berat: Rp600.000 (Total Rp2,4 Juta/tahun)
- Korban Pelanggaran HAM Berat: Rp2.700.000 (Total Rp10,8 Juta/tahun)
Mekanisme Penyaluran PKH dan BPNT 2026
Penyaluran Maret 2026 tetap mengacu pada dua jalur utama.
KPM yang memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bisa langsung melakukan penarikan di ATM bank penyalur.
Sementara bagi warga di wilayah terpencil atau lansia, penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia dengan sistem undangan ber-barcode atau pengantaran langsung ke rumah (door-to-door). (ria)
Editor : Syahaamah Fikria