RADARSOLO.COM - Menjelang penyaluran bantuan sosial tahap 2 pada April 2026, masyarakat diimbau untuk segera melakukan Cek Bansos melalui sistem DTSEN menggunakan NIK KTP.
Pasalnya, masih terdapat sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerima bantuan untuk periode Maret.
Kondisi ini umumnya terjadi karena adanya ketidaksesuaian atau belum diperbaruinya data dalam sistem.
Pemerintah menegaskan bahwa Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi acuan utama dalam menentukan status penerima bantuan seperti PKH dan BPNT.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan, keterlambatan pencairan tidak selalu disebabkan oleh kendala teknis penyaluran.
Baca Juga: Cara Cek Desil Bansos 2026 Jelang Pencairan PKH-BPNT Tahap 2, Ini Panduan Lengkapnya
Menurutnya, perubahan data yang belum diperbarui sering menjadi faktor utama.
“Data ini sifatnya dinamis, bisa berubah sewaktu-waktu. Kalau ada kekeliruan, mari kita perbaiki bersama,” ujar Gus Ipul dalam keterangannya di Jombang, 28 Februari 2026.
Ia juga menekankan pentingnya melaporkan perubahan kondisi seperti pindah domisili, status pernikahan, hingga kematian anggota keluarga agar tidak memengaruhi kelayakan bantuan berdasarkan kategori desil.
Cara Cek dan Memperbaiki Data DTSEN
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui status penerima atau belum terdaftar dalam bansos, berikut cara cek dan memperbaiki data di DTSEN:
1. Melalui Perangkat Desa
Proses ini dilakukan secara bertahap melalui jalur resmi:
- Melapor ke RT/RW setempat
- Dibahas dalam Musyawarah Desa (Musdes)
- Data diajukan ke Dinas Sosial dan BPS daerah
- Disahkan oleh kepala daerah (bupati/walikota)
2. Pengajuan Mandiri via Aplikasi
Masyarakat juga bisa langsung Cek Bansos dan mengajukan perbaikan data melalui aplikasi resmi:
- Gunakan fitur Usul-Sanggah di aplikasi Cek Bansos
- Input data menggunakan NIK KTP
- Pantau perubahan status penerima secara berkala
Selain itu, Kemensos menyediakan layanan pengaduan melalui Call Center 171 serta WhatsApp resmi untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala saat melakukan cara cek bansos.
Peran DTSEN dalam Penyaluran PKH dan BPNT 2026
Sistem DTSEN menjadi fondasi utama dalam memastikan bantuan sosial seperti PKH dan BPNT tersalurkan tepat sasaran.
Data ini digunakan untuk mengelompokkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan atau desil, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh yang berhak.
Karena kondisi ekonomi masyarakat dapat berubah, pembaruan data secara berkala sangat diperlukan agar sistem tetap relevan dan akurat.
Tips Agar Bansos Cepat Cair
Agar bantuan sosial periode Maret dan April 2026 segera diterima, masyarakat disarankan:
- Segera memperbarui data jika ada perubahan kondisi
- Memastikan NIK KTP sesuai dengan data kependudukan
- Melengkapi dokumen pendukung saat pengajuan
- Melakukan Cek Bansos secara rutin melalui kanal resmi
- Menghindari penggunaan jasa pihak ketiga yang tidak resmi
Keterlambatan pencairan bansos bukan semata karena masalah distribusi, melainkan sering disebabkan oleh data yang belum diperbarui dalam DTSEN.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk aktif melakukan cara cek, memastikan status penerima, dan memperbarui data agar bantuan PKH dan BPNT bisa segera dicairkan tanpa kendala.(np)