Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Update Cuaca BMKG: Boyolali, Sukoharjo, Klaten hingga Sragen Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang hingga Malam Nanti

Adi Pras • Senin, 6 April 2026 | 17:39 WIB
Hujan disertai angin kencang menyebabkan pohon di sejumlah wilayah di Sukoharjo tumbang, Senin (6/4/2026). (Iwan Kawul/Radar Solo)
Hujan disertai angin kencang menyebabkan pohon di sejumlah wilayah di Sukoharjo tumbang, Senin (6/4/2026). (Iwan Kawul/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Tengah, Senin (6/4/2026).

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang diprediksi masih akan berlangsung hingga pukul 19.30 WIB.

Berdasarkan pantauan citra radar pada pukul 17.15 WIB, cuaca ekstrem ini awalnya melanda sejumlah titik di berbagai kabupaten, mulai dari pesisir selatan hingga wilayah pegunungan tengah.

Wilayah Terdampak Utama

Sejumlah kecamatan di kabupaten berikut dilaporkan mengalami cuaca ekstrem sejak sore hari. Yakni Boyolali mencakup Selo, Cepogo, Banyudono, hingga Karanggede.

Baca Juga: Diduga Depresi soal Sekolah dan PKL, Pelajar di Tasikmadu Karanganyar Nekat Akhiri Hidup

Kemudian Sukoharjo dan Klaten mencakup wilayah Kartasura, Gatak, Delanggu, dan Polanharjo.

Sedangkan Sragen mencakup kecamatan Kalijambe, Tanon, Gemolong, Miri, dan Sumberlawang.

Selain sejumlah wilayah di Solo Raya tersebut, Cilacap juga terdampak. Meliputi wilayah Majenang, Wanareja, Gandrungmangu, hingga Dayeuhluhur.

Baca Juga: Alhamdulillah, Kuota Haji bagi Warga Sragen Naik Jadi 1.141 Orang: Antrean Juga Lebih Singkat

Kemudian Banyumas mencakup Ajibarang, Pekuncen, dan Cilongok. Semarang dan Salatiga mencakup Bawen, Tuntang, Pabelan, hingga Sidorejo.

BMKG juga memperingatkan bahwa kondisi ini dapat meluas ke hampir seluruh wilayah Solo Raya, termasuk Kota Solo (Laweyan, Jebres, Banjarsari), Karanganyar, dan Wonogiri termasuk area Waduk Gadjah Mungkur.

Selain itu, wilayah karesidenan Kedu seperti Magelang, Temanggung, dan Wonosobo, serta wilayah Pantura mulai dari Batang, Kendal, hingga Demak dan Kudus juga masuk dalam zona waspada perluasan hujan lebat.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan oleh cuaca ekstrem ini.

Baca Juga: Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Belasan Pohon Tumbang Di Sukoharjo

Seperti genangan air atau banjir di wilayah dengan drainase buruk. Pohon tumbang akibat angin kencang.

Jalan licin yang dapat membahayakan pengendara kendaraan bermotor. Serta sambaran petir diimbau menghindari ruang terbuka atau di bawah pohon tinggi saat hujan berlangsung.

Kondisi cuaca ini diperkirakan akan mulai melandai selepas pukul 19.30 WIB, namun pemantauan mandiri tetap disarankan melalui kanal resmi BMKG. (adi)

Editor : Adi Pras
#BMKG #sragen #hujan disertai angin #wonogiri #cuaca eksrem