RADARSOLO.COM – Media sosial baru-baru ini digemparkan oleh penampakan puluhan ribu unit sepeda motor listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) dengan brand Emmo.
Motor listrik Emmo tersebut dikabarkan akan dibagikan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mendukung program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Publik pun bertanya-tanya mengenai asal-usul merek Emmo ini.
Mengingat namanya belum sepopuler brand lokal lain, spesifikasi teknis serta harganya yang menyentuh angka Rp50 jutaan per unit langsung menjadi sorotan tajam netizen.
Baca Juga: Viral 70 Ribu Sepeda Motor MBG di Jabar, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana Beri Klarifikasi
Siapa Produsen Emmo? Jejak Industri di Citeureup
Berdasarkan penelusuran data pada situs Percepatan dan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian, terungkap bahwa Emmo bukanlah merek impor utuh.
Model Emmo JVX-GT tercatat diproduksi secara lokal oleh PT Adlas Sarana Elektrik.
Pabrik perakitan motor listrik ini berlokasi di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sebagai produk dalam negeri, Emmo JVX-GT telah mengantongi sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 48,5 persen, yang berarti telah memenuhi syarat minimal penggunaan komponen lokal untuk pengadaan instansi pemerintah.
Namun, untuk model skuter JHV Max, data TKDN terpantau belum tersedia di laman P3DN.
Spesifikasi dan Harga: Trail "Adventure" vs Skuter Modern
Dua model yang disiapkan untuk operasional Kepala SPPG memiliki spesifikasi kelas atas dengan harga yang cukup fantastis untuk ukuran motor listrik di Indonesia:
1. Emmo JVX GT (Model Trail/Adventure)
Motor ini dirancang untuk melibas segala medan, mulai dari aspal perkotaan hingga jalur offroad di pelosok daerah.
Tenaga: Hingga 7.000 Watt.
Baterai: 72V 31Ah (Sistem removable & mendukung dual-battery).
Fitur: Fast charging (30% ke 80% dalam 1 jam).
Harga: Rp56,8 Juta.
Status: Lulus TKDN (48,5%).
Baca Juga: Viral Video MBG Gunakan Motor Listrik, Ini Harga Emmo JVX GT dan Emmo JVH Max yang Jadi Sorotan
2. Emmo JHV Max (Model Skuter)
Ditujukan untuk mobilitas perkotaan yang efisien dengan desain yang lebih sporty dan modern.
Kecepatan Maks: 90 km/jam.
Baterai: 72V 30Ah dengan fitur pengisian cepat.
Harga: Rp48,8 Juta.
Baca Juga: Solo Kejar Zero Stunting, Fokus Beralih ke Sanitasi, Rumah Layak, dan Edukasi
Klarifikasi Badan Gizi Nasional: Hanya 21 Ribu Unit
Usai viral soal puluhan ribu sepeda motor listrik MBG itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana membenarkan bahwa pengadaan kendaraan operasional tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 untuk mendukung operasional Kepala SPPG.
"Pengadaan ini memang sudah masuk dalam anggaran 2025. Tujuannya murni untuk mendukung mobilitas operasional Kepala SPPG dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis," ujar Dadan.
Dadan juga mengoreksi isu mengenai jumlah unit yang dibagikan.
Kabar yang menyebutkan angka 70.000 unit dinyatakan tidak benar.
"Realisasi total motor listrik adalah 21.801 unit, dari total pesanan sebanyak 25.000 unit di tahun 2025," tegasnya. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria