RADARSOLO.COM – Di tengah viral kabar puluhan ribu unit motor listrik Emmo yang siap menjadi kendaraan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah fakta menarik terungkap ke publik.
Meski unitnya sudah mulai didistribusikan ke ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), jaringan dealer dan showroom resmi merek ini terpantau masih dalam tahap pengembangan dini dan berstatus segera hadir (coming soon).
Keberadaan motor listrik Emmo ini menjadi sorotan tajam publik setelah video deretan motor trail listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) viral di media sosial.
Harganya yang menyentuh angka Rp50 jutaan per unit membuat publik penasaran dengan layanan purnajual dan keberadaan dealer resminya di tanah air.
Showroom Utama Daan Mogot Masih Berstatus Segera Hadir
Berdasarkan penelusuran pada kanal informasi resmi Emmo Electric Mobility, perusahaan yang berdiri sejak tahun 2021 ini memang tengah merencanakan ekspansi besar-besaran pada tahun 2026.
Emmo menargetkan pembangunan sedikitnya 50 dealer resmi di berbagai kota besar di Indonesia guna mendukung operasional dan retail.
"Untuk mendukung penjualan dan layanan purna jual, Emmo membangun jaringan 50 dealer resmi di berbagai kota besar di Indonesia," demikian keterangan dalam situs resmi Emmo mengenai rencana bisnis mereka tahun 2026.
Baca Juga: Viral 70 Ribu Sepeda Motor MBG di Jabar, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana Beri Klarifikasi
Namun, hingga saat ini, lokasi showroom utama yang direncanakan berada di Daan Mogot, Jakarta Barat, masih berstatus segera hadir atau coming soon.
Produksi Lokal di Citeureup dan Capaian TKDN
Meski jaringan retailnya masih terbatas, Emmo bukan merupakan merek impor utuh (CBU).
Data dari situs P3DN Kementerian Perindustrian diketahui bahwa model Emmo JVX-GT diproduksi di dalam negeri oleh PT Adlas Sarana Elektrik yang bermarkas di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Motor tipe trail/adventure tersebut telah mengantongi sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 48,5%.
Sementara untuk model skuter JHV Max, data TKDN terpantau belum tersedia di laman P3DN
Baca Juga: Mobil Tak Bertuan Ditemukan di Pasar Kota Wonogiri, Polisi Dapati Sejumlah BPKB di Dalamnya
Spesifikasi Mewah dengan Harga Fantastis
Emmo menyiapkan dua model utama untuk mendukung kelancaran program MBG, yakni:
1. Emmo JVX GT (Trail Adventure)
Dirancang untuk medan berat pelosok daerah dengan tenaga 7.000 Watt dan baterai removable 72V 31Ah. Unit ini dibanderol seharga Rp56,8 Juta.
2. Emmo JHV Max (Skuter)
Model urban dengan kecepatan puncak 90 km/jam, dibanderol seharga Rp48,8 Juta.
Klarifikasi BGN Soal Realisasi 21 Ribu Unit
Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa kabar yang menyebutkan angka 70.000 unit adalah keliru.
"Realisasi total motor listrik adalah 21.801 unit, hasil dari total pesanan sebanyak 25.000 unit pada anggaran tahun 2025," ungkap Dadan dalam keterangan resminya.
Dadan menyatakan bahwa pengadaan ini diperuntukkan bagi Kepala SPPG dalam memantau distribusi makanan bergizi di seluruh penjuru wilayah.
"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ujar Dadan. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria