Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Capaian Terbanyak Kedua Nasional, 5.503 Gedung Koperasi Merah Putih Berdiri di Jawa Tengah

Tri wahyu Cahyono • Sabtu, 11 April 2026 | 11:44 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi (empat dari kiri) bahas pendirian KDMP bersama Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Brigjen Pol (Purn) Erwin Chahara Rusmana (empat dari kanan). (PEMPROV JATENG)
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi (empat dari kiri) bahas pendirian KDMP bersama Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Brigjen Pol (Purn) Erwin Chahara Rusmana (empat dari kanan). (PEMPROV JATENG)

RADARSOLO.COM–Proyek strategis pembangunan gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Jawa Tengah menunjukkan progres yang sangat positif.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 5.503 unit gedung telah berhasil terbangun dan siap dioptimalkan sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah Eddy S. Bramiyanto menuturkan, dari total 8.523 koperasi yang telah mengantongi badan hukum resmi, sebanyak 5.887 koperasi telah memetakan lokasi pembangunan.

Baca Juga: Hemat Energi, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Contohkan Berangkat ke Kantor Naik Sepeda 

Dari pemetaan tersebut, 5.503 unit di antaranya kini dalam proses pembangunan fisik, dengan 1.456 unit gedung yang sudah dinyatakan selesai 100 persen.

Capaian ini menempatkan Jawa Tengah di posisi kedua secara nasional dalam hal progres pembangunan koperasi terbanyak.

Kontribusi Nyata pada Ketahanan Pangan

Kehadiran KDKMP mulai dirasakan manfaatnya secara konkret oleh masyarakat. Puluhan unit koperasi telah aktif terlibat dalam penyediaan logistik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain itu, ratusan koperasi lainnya menjalin kemitraan dengan Perum Bulog melalui program Gerakan Pangan Murah, yang mencatatkan nilai transaksi fantastis mencapai sekitar Rp9,5 miliar.

Koperasi-koperasi ini juga menjadi garda depan dalam menjaga stabilitas pasokan pangan menjelang momentum Lebaran.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan Brigjen Pol (Purn) Erwin Chahara Rusmana menilai, Jawa Tengah memiliki modal sosial yang kuat berupa tradisi berkoperasi yang sudah mendarah daging serta jumlah desa yang sangat besar.

Baca Juga: Turun Langsung ke Klaten, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Imunisasi Campak Jadi Prioritas Utama

Hal ini disampaikannya dalam audiensi bersama jajaran pemerintah daerah di Semarang pada Jumat (10/4/2026).

“Terkait Kopdes Merah Putih, potensi di Jateng jumlah desanya besar, tradisi berkoperasi juga sudah bagus. Kebijakan Pak Presiden kan prioritas, mohon kolaborasi,” ujar Erwin.

Erwin juga menekankan perlunya pemetaan berkelanjutan yang melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari TNI, pemerintah daerah, hingga jajaran BUMD untuk mempercepat ekosistem koperasi ini.

Adaptif Terhadap Kearifan Lokal

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan bahwa pihaknya akan mengawal ketat pengembangan KDKMP melalui koordinasi yang terstruktur.

Namun, ia memberikan catatan penting agar model pengembangan koperasi di setiap daerah tidak diseragamkan, melainkan harus menyesuaikan dengan potensi unik yang dimiliki oleh masing-masing wilayah.

Baca Juga: Suspek Campak di Jateng Tembus 2.188 Kasus, Gubernur Ahmad Luthfi Instruksikan Imunisasi Serentak

“Tidak semua KDKMP harus dipukul rata sama, disesuaikan kearifan lokal daerahnya. Di samping itu tidak boleh memaksakan satu desa satu KDKMP,” tegas Luthfi.

Pendekatan berbasis kearifan lokal ini dinilai Pemprov Jawa Tengah sangat krusial agar KDKMP dapat tumbuh secara mandiri, berkelanjutan, dan adaptif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

Dengan demikian, kehadiran gedung-gedung koperasi baru ini benar-benar menjadi aset produktif yang membawa kesejahteraan nyata bagi warga setempat. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#koperasi merah putih di provinsi jateng #provinsi jateng #Gubernur Jateng Ahmad Luthfi