RADARSOLO.COM - Viral di media sosial, insiden menegangkan menimpa seorang bayi 1,3 tahun yang nyaris kehilangan nyawa akibat hipotermia saat berada di jalur pendakian Gunung Ungaran, Sabtu (11/4/2026).
Peristiwa ini terjadi ketika sang orang tua nekat mengajak anaknya mendaki hingga kawasan puncak Bondolan sekitar pukul 14.00 WIB.
Awalnya perjalanan berjalan normal, namun kondisi berubah drastis ketika cuaca tiba-tiba memburuk.
Hujan deras mengguyur jalur pendakian Gunung Ungaran, disertai suhu dingin ekstrem yang menusuk.
Baca Juga: Tekan Risiko Pendaki Hilang, BPBD Karanganyar Gembleng Relawan melalui Pelatihan Jungle Rescue
Kondisi tersebut membuat tubuh bayi 1,3 tahun itu tidak mampu bertahan hingga akhirnya mengalami hipotermia dan nyaris kehilangan nyawa.
Melihat situasi darurat, tim SAR yang bersiaga langsung bergerak cepat.
Tanpa menunda waktu, petugas menerobos hujan dan kabut tebal demi mencapai lokasi korban di jalur pendakian yang cukup sulit.
Setibanya di lokasi, tim SAR segera memberikan pertolongan pertama.
Tubuh bayi yang kedinginan langsung dihangatkan dan dilindungi dari paparan cuaca ekstrem. Upaya tersebut perlahan menunjukkan hasil, kondisi korban mulai stabil.
Tak ingin mengambil risiko lebih besar, proses evakuasi langsung dilakukan.
Bayi 1,3 tahun bersama orang tua kemudian diturunkan menuju basecamp Perantunan untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan. Peristiwa viral ini pun menjadi peringatan keras bagi para orang tua agar lebih bijak sebelum membawa anak kecil ke jalur pendakian Gunung Ungaran, terutama saat cuaca tidak menentu.
Kejadian ini menegaskan bahwa kurangnya persiapan dan nekatnya keputusan orang tua bisa berujung fatal, terlebih di medan ekstrem seperti gunung dengan risiko hipotermia yang mengintai kapan saja.(np)
Editor : Nur Pramudito