RADARSOLO.COM – Kabar duka datang dari Muhammad Imam Muslimin, atau yang akrab disapa Yai Mim.
Eks dosen UIN Malang yang jadi tersangka kasus dugaan pelecehan seksual dan pornografi yang sempat viral, dilaporkan meninggal dunia pada Senin (13/4/2026) siang.
Kejadian ini tergolong mendadak, lantaran sosok yang dilaporkan oleh Nurul Sahara tersebut mengembuskan napas terakhirnya tepat saat hendak menjalani proses pemeriksaan lanjutan oleh penyidik.
Pihak kepolisian pun kini tengah mendalami penyebab pasti kematian pria yang telah ditahan sejak Januari 2026 tersebut.
Mendadak Lemas Saat Menuju Ruang Periksa
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, mengonfirmasi insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.45 WIB.
Berdasarkan keterangan kepolisian, kondisi Yai Mim tiba-tiba memburuk saat dipindahkan dari sel tahanan.
"Saat berjalan dari ruang tahanan menuju ruang pemeriksaan, Yai Mim tiba-tiba lemas dan jatuh dalam posisi terduduk," ujar Ipda Lukman, Senin (13/4/2026).
Baca Juga: Kuota Haji Wonogiri 2026 Naik Menjadi 298 Jemaah, Skema Baru Pangkas Masa Tunggu
Melihat kondisi tersebut, petugas segera mengevakuasi Yai Mim ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.
Namun sayang, setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan bahwa Yai Mim sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Hasil Pemeriksaan Kesehatan Pagi Hari
Meninggalnya Yai Mim menyisakan tanda tanya besar, mengingat beberapa jam sebelumnya ia baru saja menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.
Lukman menjelaskan, pada pukul 08.59 WIB di hari yang sama, tim Dokter Kesehatan (Dokkes) Polresta Malang Kota telah mengecek kondisi fisik tersangka.
"Hasil pemeriksaan kesehatan pagi tadi menunjukkan kondisi yang bagus. Tekanan darahnya normal di angka 110/80 dan tidak ada keluhan kesehatan atau tanda-tanda sakit yang dirasakan," tegasnya.
Baca Juga: Antisipasi Kemarau Panjang, Pemkab Wonogiri Siapkan Rp 300 Juta untuk Dropping Air Bersih
Selama ini, Yai Mim diketahui menempati ruang tahanan nomor 4 seorang diri.
Meskipun pemeriksaan rutin biasanya dilakukan setiap Selasa dan Jumat, pada hari Senin tersebut jadwal digeser untuk menyesuaikan penanganan tahanan lain.
Jenazah Menjalani Visum di RSSA Malang
Untuk menjawab pertanyaan mengenai penyebab kematian yang mendadak ini, pihak kepolisian telah meminta prosedur visum et repertum.
Saat ini, jenazah Yai Mim masih berada di kamar jenazah RSSA Kota Malang.
"Mengenai penyebab pastinya, kami masih menunggu hasil visum resmi dari pihak rumah sakit," tambah Ipda Lukman.
Sebagai informasi, Yai Mim resmi ditahan sejak 19 Januari 2026 terkait laporan kasus pornografi dan pelecehan seksual.
Selama masa penahanan, pihak keluarga terutama istrinya, sempat menyebutkan bahwa kondisi mental dan fisik Yai Mim memang tidak stabil sejak pertama kali dijebloskan ke penjara.
Editor : Syahaamah Fikria