Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Gebrakan 100 Hari Kerja, BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Quick Wins dan PANDAWA 24 Jam

Angga Purenda • Rabu, 15 April 2026 | 18:16 WIB
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito saat melakukan peluncuran delapan program Quick Wins di Jakarta. (Dokumentasi BPJS Kesehatan)
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito saat melakukan peluncuran delapan program Quick Wins di Jakarta. (Dokumentasi BPJS Kesehatan)

RADARSOLO.COM-Jajaran Direksi BPJS Kesehatan periode 2026-2031 resmi mengumumkan komitmen besar dalam meningkatkan kualitas layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Melalui peluncuran delapan Program Quick Wins, BPJS Kesehatan menargetkan transformasi layanan yang lebih cepat, solutif dan terintegrasi dalam 100 hari kerja pertama mereka.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito menjelaskan, delapan program unggulan tersebut terbagi menjadi dua fokus utama.

Baca Juga: Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Jamin Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

Yakni  empat program customer centric dan empat program collaborative.

"Program customer centric kami kembangkan khusus untuk mengakomodir kebutuhan fundamental peserta JKN. Masyarakat ingin direspons dengan cepat dan solutif saat menemui kendala layanan,” ujar Pujo, Rabu (15/4/2026).

Lebih lanjut, secara paralel, BPJS Kesehatan juga menjalankan program collaborative untuk memperluas jangkauan layanan. Melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Salah satu inovasi paling menonjol dalam program tersebut adalah transformasi pelayanan administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA). Jika sebelumnya layanan ini terbatas pada jam kerja, kini peserta JKN dapat mengaksesnya selama 24 jam penuh melalui nomor 08118165165.

Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto menegaskan bahwa standar baru telah ditetapkan untuk layanan prioritas tertentu.

"Kami menjamin layanan prioritas akan direspons dalam waktu kurang dari 5 menit oleh petugas PANDAWA. Ini adalah standar baru layanan cepat yang kami persembahkan bagi peserta JKN," ungkap Akmal.

Baca Juga: Pengenalan Program JKN Sejak Dini, BPJS Kesehatan Boyolali Gelar Edutour Duta Muda di SMK Negeri 1 Juwiring Klaten

Layanan prioritas tersebut mencakup penambahan anggota keluarga seperti bayi baru lahir PBI JK, pegawai swasta/BUMN, PNS/TNI/POLRI. Kemudian pengaktifan kembali kepesertaan. Khususnya bagi mereka usia di atas 21 tahun dan masih kuliah, peserta mandiri, serta WNI yang kembali dari luar negeri.

Ditambah terkait perbaikan data dari peserta JKN. Mencakup golongan/gaji PNS/TNI/POLRI, nomor handphone serta perbaikan identitas Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK).

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid yang turut hadir dalam peluncuran tersebut mengapresiasi langkah tersebut sebagai bagian dari digital welfare state.

Menurutnya, digitalisasi membantu pemerintah melawan inefisiensi waktu dalam pelayanan publik.

Dukungan senada juga datang dari Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka. Begitu juga Wakil Ketua BAZNAS RI Zainul Tauhid Sa’adi yang menilai inovasi tersebut membuktikan kehadiran negara dalam memberikan kemudahan akses tanpa sekat ruang dan waktu.

Baca Juga: Pastikan Keaktifan Kepesertaan JKN, Dissos P3APPKB Klaten-BPJS Kesehatan Boyolali Sosialisasi Soal Nonaktif PBI JK hingga Ubah Data Desil

Selain respons cepat, program customer centric lainnya mencakup optimalisasi iuran melalui donasi CSR dan cicilan harian maupun mingguan.

Begitu juga terkait pengelolaan penyakit kronis untuk penderita diabetes dan hipertensi di bawah usia 45 tahun.

Ditambah pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) melalui Intelligence Claim untuk mendeteksi fraud dan mempercepat verifikasi.

Sementara itu, pada kategori program collaborative, BPJS Kesehatan meluncurkan inisiatif seperti P-Care MBG untuk memantau tumbuh kembang siswa. Termasuk  Siswa Sehat Sekolah Rakyat yang merupakan pemeriksaan kesehatan berkala siswa di tiga sekolah rakyat. Ada juga Desa Sehat JKN dan JKN 3T yang bekerja sama dengan kapal bantu rumah sakit TNI AL untuk menjangkau daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

"Quick Wins ini adalah wujud dukungan kami terhadap Asta Cita Presiden Prabowo dalam memperkuat pembangunan SDM melalui sektor kesehatan," ujar Pujo.(ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#quick wins #pandawa 24 jam #100 hari kerja #bpjs kesehatan