RADARSOLO.COM – Penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk program reguler Kementerian Sosial, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan NonTunai (BPNT), memasuki fase krusial pada pertengahan April 2026.
Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai mempertanyakan apakah dana bantuan sudah terdistribusi ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau belum.
Melalui sistem digitalisasi yang semakin transparan, masyarakat kini dapat memantau status pencairan bansos secara mandiri hanya melalui ponsel.
Pengecekan ini penting dilakukan agar KPM mendapatkan kepastian mengenai status pendistribusian dana, apakah masih dalam tahap evaluasi, sudah diterbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).
Baca Juga: Gaji ke-13 ASN 2026 Cair Tembus Berapa? Siap-siap Tunjangan hingga Puluhan Juta Masuk Rekening Juni
Atau justru sudah berstatus Standing Instruction (SI) yang berarti dana siap ditarik di bank himbara (BNI, BRI, Mandiri, dan BSI).
Langkah Mudah Cara Cek Status Bansos April 2026
Untuk mengetahui apakah dana bansos 2026 sudah masuk ke rekening atau masih dalam proses birokrasi, ikuti langkah-langkah resmi melalui portal Kemensos berikut ini:
1. Akses Laman Resmi: Buka peramban di ponsel Anda dan kunjungi situs https://cekbansos.kemensos.go.id.
2. Masukkan Data Wilayah: Pilih Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan sesuai dengan alamat yang tertera di KTP Anda.
3. Input Nama Penerima: Masukkan nama lengkap sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Pastikan ejaan benar untuk menghindari data tidak ditemukan.
4. Verifikasi Kode: Masukkan kode huruf unik yang muncul di kotak captcha. Jika kode tidak jelas, klik ikon refresh untuk mendapatkan kode baru.
5. Cari Data: Klik tombol "Cari Data".
Cara Membaca Hasil Pencarian
Setelah sistem memproses, akan muncul tabel berisi daftar bantuan yang diterima. Perhatikan kolom PKH atau BPNT/Sembako:
- Status "YA": Menunjukkan Anda terdaftar sebagai penerima periode tersebut.
- Keterangan "Proses Bank Himbara/PT Pos": Menunjukkan bantuan sedang dalam tahap penyaluran.
- Periode "April 2026": Jika kolom periode sudah menunjukkan bulan April 2026, berarti data Anda telah diperbarui untuk pencairan tahap ini.
Jika status pada laman Cek Bansos menunjukkan "Sudah Salur" atau "SI", namun saldo di kartu KKS masih nol, KPM disarankan untuk menunggu 1x24 jam karena adanya jeda waktu transfer antarbank (termin).
Besaran Bantuan PKH dan BPNT 2026
Pemerintah tetap menyalurkan bantuan dengan besaran yang disesuaikan dengan komponen kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
Untuk BPNT, KPM umumnya menerima Rp200.000 per bulan yang seringkali dirapel tiga bulan sekaligus menjadi Rp300.000.
Sedangkan untuk PKH, besaran bergantung pada kategori anggota keluarga:
Ibu Hamil/Nifas: Rp750.000 per tahap.
Anak Usia Dini (0-6 tahun): Rp750.000 per tahap.
Pendidikan SD: Rp225.000 per tahap.
Pendidikan SMP: Rp375.000 per tahap.
Pendidikan SMA: Rp500.000 per tahap.
Penyandang Disabilitas Berat: Rp600.000 per tahap.
Lanjut Usia (lansia): Rp600.000 per tahap.
Baca Juga: KA Batara Kresna Hantam Motor di Rel Jalan Slamet Riyadi Solo, Pengendara Dilarikan ke Rumah Sakit
Imbauan Bagi Penerima Manfaat
Kemensos mengingatkan agar KPM tidak memberikan kartu KKS maupun nomor PIN kepada pihak mana pun untuk menghindari pungutan liar atau penyalahgunaan dana.
Gunakan aplikasi Cek Bansos resmi atau fitur "Usul-Sanggah" jika merasa berhak menerima namun data tidak ditemukan atau jika menemukan salah sasaran dalam distribusi bantuan di lingkungan sekitar.
Editor : Syahaamah Fikria