RADARSOLO.COM – Markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus) bergerak cepat memberikan klarifikasi terkait beredarnya isu panas yang menyeret nama Panglima Kopassus, Letjen TNI Djon Afriandi.
Narasi liar yang viral di media sosial mengklaim telah terjadi insiden fisik berupa penamparan yang dilakukan sang jenderal terhadap Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, di lingkungan Istana.
Menanggapi kegaduhan tersebut, pihak Penerangan Kopassus secara tegas menyatakan bahwa kabar tersebut adalah hoaks atau fake news.
Melalui akun Instagram resmi @penkopassus pada Selasa (21/4/2026), institusi elite TNI AD ini meminta masyarakat tidak terjebak dalam upaya adu domba yang sengaja diciptakan pihak tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: Kopassus Buka Suara Isu Viral Pangkopassus Tampar Orang Istana: Bagaimana Sebenarnya?
Klarifikasi Kopassus
Isu ini awalnya muncul melalui sebuah unggahan yang mengklaim adanya perselisihan fisik saat Letjen Djon Afriandi hendak menemui Presiden Prabowo Subianto.
Narasi tersebut menyeret nama Seskab Teddy.
"Waspada, sedang beredar kabar bohong yang menyeret nama petinggi TNI dan lingkungan Istana. Narasi ini mengklaim adanya keributan antara Pangkopassus dan pihak protokoler. Faktanya ini hanyalah karangan yang tidak memiliki bukti valid," tulis @penkopassus dalam unggahan berlabel Fake News.
Pihak Kopassus menilai bahwa informasi ini merupakan karangan semata yang tidak memiliki bukti valid.
"Informasi ini sengaja disebar untuk menciptakan kegaduhan dan memecah soliditas internal institusi negara," lanjut keterangan tersebut.
Profil Letjen TNI Djon Afriandi
Di balik isu miring tersebut, sosok Letjen TNI Djon Afriandi sebenarnya adalah perwira tinggi dengan rekam jejak militer yang sangat cemerlang.
Lahir di Payakumbuh pada 14 Juni 1972, ia merupakan putra dari perwira tinggi TNI, Mayjen (Purn) Afifuddin Thaib.
Berikut adalah profil singkat dan prestasi mentereng Letjen TNI Djon Afriandi:
Baca Juga: Mozaik Flyover Manahan Bakal Diganti Mural, Pemkot Solo Siapkan Anggaran Pemeliharaan Rp 1,57 Miliar
Lulusan Terbaik Akmil
Djon Afriandi adalah alumnus SMAN 2 Bandung yang kemudian melanjutkan ke Akademi Militer.
Ia berhasil meraih predikat Adhi Makayasa (Lulusan Terbaik) pada tahun 1995.
Karier di Pasukan Elite
Sebagian besar kariernya dihabiskan di lingkungan Baret Merah.
Sejak 10 Agustus 2025, ia dipercaya menjabat sebagai Panglima Kopassus, posisi tertinggi di Komando Pasukan Khusus setelah sebelumnya menjabat sebagai Danjen Kopassus.
Pengalaman di Lingkungan Istana
Sebagai jenderal yang paham aturan protokoler, Djon pernah menjabat sebagai Danden 1 Grup A Paspampres dan Wadan Grup A Paspampres (2011–2014).
Pengalaman ini membuatnya sangat akrab dengan prosedur pengamanan dan koordinasi di lingkungan kepresidenan.
Prestasi Nasional
Ia juga tercatat sebagai Komandan Upacara dalam Peringatan HUT ke-79 TNI tahun 2024 di Monas, sebuah tugas bergengsi yang hanya diberikan kepada perwira pilihan dengan performa luar biasa.
Editor : Syahaamah Fikria