Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

BPJS Kesehatan Surakarta Gandeng Tokoh Agama, Perkuat Sosialisasi JKN Lewat Buku Khotbah

Alfida Nurcholisah • Jumat, 24 April 2026 | 13:06 WIB
BPJS Kesehatan Surakarta Gandeng Tokoh Agama, Perkuat Sosialisasi JKN Lewat Buku Khotbah
BPJS Kesehatan Surakarta Gandeng Tokoh Agama, Perkuat Sosialisasi JKN Lewat Buku Khotbah

RADARSOLO.COM - BPJS Kesehatan Cabang Surakarta memperluas sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat di Hotel Alana, Kamis (23/4).

Kegiatan ini sekaligus diisi dengan penyerahan buku khutbah bertajuk “Meraih Sehat, Mensyukuri Nikmat” kepada perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) wilayah Solo Raya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta Debbie Nianta Musigiasari menjelaskan, buku tersebut dirancang sebagai media dakwah sekaligus sarana edukasi kesehatan berbasis nilai keagamaan.

“Buku ini merupakan kumpulan khutbah Jumat untuk mendukung efektivitas layanan syariah Program JKN yang didukung Dewan Penasihat Syariah BPJS Kesehatan. Di dalamnya terintegrasi pesan keagamaan dengan nilai kesehatan dan jaminan sosial, sehingga diharapkan mampu memperluas pemahaman serta dukungan masyarakat terhadap Program JKN,” ujarnya.

Baca Juga: Pastikan Warga Terdaftar JKN, BPJS Kesehatan Surakarta Gelar Rekonsiliasi dan Edukasi Hidup Sehat

Ia menegaskan, JKN merupakan program gotong royong nasional yang mewajibkan seluruh masyarakat menjadi peserta guna menjamin akses layanan kesehatan dasar.

“Program JKN adalah wujud nyata gotong royong. Peserta yang sehat membantu yang sakit. Dengan membayar iuran tepat waktu dan menjaga kesehatan, akan tumbuh kepedulian terhadap sesama, terutama bagi yang sedang mengalami musibah,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Debbie juga memaparkan sejumlah ketentuan teknis kepesertaan, mulai dari dasar perhitungan iuran pekerja penerima upah (PPU), batas maksimal dan minimal penghasilan sebagai acuan iuran, hingga mekanisme penambahan anggota keluarga dan pendaftaran bayi baru lahir.

Kasi PAKIS Kemenag Surakarta Ahmad Arifin
Kasi PAKIS Kemenag Surakarta Ahmad Arifin

Sementara itu, Kasi PAKIS Kemenag Surakarta Ahmad Arifin menyampaikan, pihaknya siap menindaklanjuti penyerahan buku khutbah tersebut dengan memperkuat peran penyuluh agama di tengah masyarakat.

“Dengan adanya bahan materi penyuluhan ini, bahkan kami juga sudah membagikan link PDF dari buku tersebut, harapannya penyampaian program JKN bisa lebih luas menjangkau masyarakat,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.

Ia menambahkan, Kemenag memiliki jaringan penyuluh agama yang luas, baik dari kalangan Muslim maupun non-Muslim, yang akan dilibatkan dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan dan pentingnya kepesertaan JKN.

“Kami akan menggerakkan para penyuluh untuk menyampaikan pentingnya JKN dan pola hidup sehat. Kepedulian terhadap kesehatan ini adalah bagian dari gotong royong melalui iuran BPJS, bahkan bisa menjadi amal jariyah,” pungkasnya. (alf)

Editor : Nur Pramudito
#Sosialisasi JKN #solo #BPJS Kesehatan Surakarta