Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRL di Bekasi Libatkan Taksi Green SM, Ini Klarifikasi Manajemen

Nur Pramudito • Selasa, 28 April 2026 | 07:40 WIB
Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRLdi Bekasi Libatkan Taksi Green SM, Ini Klarifikasi Manajemen (Tangkapan Layar X.com/@TMCPoldaMetro)
Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRLdi Bekasi Libatkan Taksi Green SM, Ini Klarifikasi Manajemen (Tangkapan Layar X.com/@TMCPoldaMetro)

RADARSOLO.COM - Pihak manajemen Taksi Green SM akhirnya angkat bicara terkait insiden tabrakan kereta di Bekasi yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Dalam pernyataan resminya, manajemen Taksi Green SM Indonesia menegaskan bahwa mereka telah menyerahkan berbagai informasi penting kepada pihak berwenang.

Selain itu, mereka juga menyatakan komitmen penuh untuk mendukung proses investigasi yang tengah berjalan.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, @id.greensm, pada Selasa (28/4/2026) dini hari, pihak manajemen menyampaikan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam operasional perusahaan.

Baca Juga: Kesaksian Penumpang Selamat Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL: Gerbong Khusus Wanita Hancur Dihantam dari Belakang

“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan,” tulis manajemen Taksi Green SM.

Lebih lanjut, pihak Taksi Green SM memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi kepada publik, terutama jika sudah ada data yang terverifikasi secara resmi.

Kronologi Tabrakan Kereta di Bekasi

Peristiwa tabrakan kereta di Bekasi ini sebelumnya dilaporkan bermula dari insiden di perlintasan sebidang.

Seorang penumpang KRL bernama Munir mengungkapkan bahwa kereta yang ia tumpangi dari arah Jakarta menuju Cikarang sempat berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

Menurutnya, penghentian itu terjadi setelah KRL lain dari arah berlawanan menabrak sebuah kendaraan, yang diketahui merupakan Taksi Green SM berwarna hijau di perlintasan.

Akibat kejadian tersebut, perjalanan kereta sempat terganggu dan rangkaian KRL tertahan di stasiun.

Situasi itu kemudian berujung fatal ketika dari arah belakang melaju KA Argo Bromo Anggrek yang akhirnya menghantam rangkaian KRL yang sedang berhenti.

“Pokoknya ditabrak dari arah belakang, gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai nembus gerbong,” ujar Munir menggambarkan detik-detik tabrakan.

Dugaan Awal dan Proses Investigasi

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyebut bahwa insiden ini diduga dipicu oleh tabrakan awal antara KRL dan Taksi Green SM di perlintasan JPL 85.

Ia menjelaskan bahwa gangguan tersebut kemungkinan memengaruhi sistem operasional perkeretaapian di area Stasiun Bekasi Timur.

“Kejadian ini dimulai dengan adanya temperan taksi hijau di JPL 85. Sehingga ini yang kami curigai itu membuat sistem perkeretaapian di daerah stasiun emplacement Bekasi Timur ini agak terganggu,” jelasnya.

Meski demikian, penyebab pasti dari tabrakan kereta di Bekasi ini masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Hingga kini, Taksi Green SM menegaskan akan tetap kooperatif dan mengikuti seluruh proses hukum serta investigasi yang berlangsung.(np)

Editor : Nur Pramudito
#Tabrakan kereta Bekasi #kecelakaan kereta bekasi #taksi hijau green sm kecelakaan kereta bekasi #taksi hijau green sm tabrakan kereta bekasi