RADARSOLO.COM – Memasuki bulan kelima di tahun 2026, jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kembali menantikan kepastian pencairan Bantuan Sosial (Bansos).
Dua program unggulan pemerintah, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dipastikan akan terus bergulir pada bulan Mei ini yang merupakan bagian dari pencairan Tahap 2 (Triwulan II).
Kementerian Sosial (Kemensos) sebelumnya telah memberikan sinyal terkait kapan dana bantuan tersebut akan masuk ke rekening para penerima.
Distribusi bansos dipastikan tidak dilakukan secara serentak, melainkan bertahap menyesuaikan pembaruan data kependudukan di setiap daerah.
Baca Juga: Daftar Bansos Cair Bulan Mei 2026 Lengkap, Ini Cara Cek di Situs cekbansos.kemensos.go.id
Jadwal Pencairan Bansos Mei 2026
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan, penyaluran dana bantuan sosial (bansos) berpatokan pada sinkronisasi data yang dilakukan setiap awal bulan.
Kini, proses pencairan pun bisa dipercepat karena Kemensos menerima pembaruan data setiap tanggal 10 di awal triwulan.
Hal ini lebih cepat dari prosedur lama yang biasanya baru diterima pada tanggal 20.
"Setiap tanggal 10, kami menerima hasil pemutakhiran data KPM. Data terbaru itulah yang selalu kami jadikan pedoman utama untuk menyalurkan bansos setiap bulannya," papar Gus Ipul.
Meskipun pencairan Tahap 2 telah dimulai secara bertahap sejak pekan ketiga bulan April lalu, bagi KPM yang belum menerima dana pada April, besar kemungkinan saldo bantuan akan masuk pada bulan Mei atau selambat-lambatnya Juni 2026.
Sebagai pengingat, berikut adalah jadwal pembagian bansos sepanjang tahun 2026:
Tahap 1 (Triwulan I): Januari – Maret 2026
Tahap 2 (Triwulan II): April – Juni 2026 (Periode saat ini)
Tahap 3 (Triwulan III): Juli – September 2026
Tahap 4 (Triwulan IV): Oktober – Desember 2026
Rincian Nominal Bantuan PKH dan BPNT 2026
Besaran dana yang diterima oleh setiap keluarga bervariasi, tergantung pada kategori program yang diikuti.
Berikut adalah rincian nominal bantuannya:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Dana PKH disalurkan berdasarkan komponen yang ada di dalam keluarga tersebut. Rincian per tahap (per triwulan) meliputi:
- Ibu Hamil/Nifas: Rp750.000 per tahap (Total Rp3.000.000 per tahun)
- Anak Balita (0-6 Tahun): Rp750.000 per tahap (Total Rp3.000.000 per tahun)
- Siswa SD Sederajat: Rp225.000 per tahap (Total Rp900.000 per tahun)
- Siswa SMP Sederajat: Rp375.000 per tahap (Total Rp1.500.000 per tahun)
- Siswa SMA Sederajat: Rp500.000 per tahap (Total Rp2.000.000 per tahun)
- Lansia (60 Tahun ke Atas): Rp600.000 per tahap (Total Rp2.400.000 per tahun)
- Penyandang Disabilitas Berat: Rp600.000 per tahap (Total Rp2.400.000 per tahun)
- Korban Pelanggaran HAM Berat: Rp2.700.000 per tahap (Total Rp10.800.000 per tahun)
Baca Juga: Apa Alasan Ade Armando Mundur dari PSI? Sebut Nama Jusuf Kalla
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Bantuan ini disalurkan dalam bentuk saldo eletronik senilai Rp200.000 per bulan dengan skema rapel per triwulan menjadi Rp600.000 pada pencairan Tahap 2 ini.
Saldo akan masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk membeli bahan pangan, seperti beras, telur, daging di e-Warong atau agen bank yang bekerja sama.
Cara Cek Status Penerima Bansos Secara Online
Masyarakat dapat memastikan sendiri apakah namanya masuk dalam daftar penerima atau tidak melalui dua kanal resmi yang disediakan Kemensos, yakni melalui website dan aplikasi.
Baca Juga: Gebrakan Pertama di Indonesia: Jateng Inisiasi Kurikulum Koperasi untuk Siswa SD hingga SMA
1. Cara Cek Bansos Lewat Website Resmi Kemensos
- Buka peramban (browser) di HP atau laptop, lalu akses cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan).
- Ketikkan nama lengkap Anda sesuai dengan yang tertera di KTP.
- Masukkan kode captcha (4 huruf/angka) yang muncul di layar.
- Klik tombol "Cari Data".
Jika Anda berhak, sistem akan menampilkan nama, status penerima, dan periode penyaluran bantuan.
2. Cara Cek Bansos Lewat Aplikasi Cek Bansos
- Unduh "Aplikasi Cek Bansos" di Google Play Store atau Apple App Store.
- Lakukan registrasi akun menggunakan nomor HP, KTP, dan NIK jika belum mendaftar.
- Setelah login, pilih menu "Cek Bansos".
- Isi data domisili dan nama lengkap.
- Klik "Cari Data" untuk melihat riwayat dan status penerimaan bantuan Anda bulan ini.
Pastikan untuk selalu mengecek informasi dari sumber yang resmi guna menghindari modus penipuan yang mengatasnamakan pembagian bansos.
Editor : Syahaamah Fikria