RADARSOLO.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat komitmennya terhadap prinsip keberlanjutan dan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) melalui aksi nyata pelestarian lingkungan.
Kali ini, para pekerja BRI yang tergabung dalam komunitas penyelam internal, BRILiaN Dive Club, melakukan aksi transplantasi terumbu karang di perairan Gampong Iboih, Kepulauan Sabang, Aceh, Minggu (3/5/2026).
Baca Juga: Promo Kolaborasi BRI-Grab: Nikmati Diskon Spesial Pakai BRI Kartu Kredit Mastercard Hingga Juni 2026
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemulihan ekosistem laut yang menjadi fondasi utama ekowisata di wilayah paling barat Indonesia tersebut.
Konservasi sebagai Fondasi Ekonomi Pesisir
Pemilihan Sabang sebagai lokasi konservasi dinilai sangat strategis bagi pemulihan ekosistem bawah laut pascatsunami dan tantangan bencana alam lainnya.
Aksi transplantasi ini tidak hanya bertujuan merehabilitasi terumbu karang yang rusak, tetapi juga untuk memperkuat daya tarik wisata bahari yang menjadi sumber penghidupan masyarakat lokal.
Dengan lingkungan laut yang terjaga, diharapkan sektor pariwisata Aceh dapat terus tumbuh secara berkelanjutan.
Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) diarahkan untuk memberikan dampak ganda bagi alam dan ekonomi.
“Langkah konservasi seperti ini relevan dalam menjaga daya dukung lingkungan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah," ujar Dhanny melalui keterangan tertulisnya.
"Dengan demikian, upaya ini tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir,” imbuh dia.
Literasi Bahari dan Bantuan Sosial
Baca Juga: BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Kini Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
Selain melakukan penanaman terumbu karang, BRI turut mengedepankan aspek edukasi dan literasi bahari bagi warga setempat.
Sebagai langkah konkret, BRI menyerahkan bantuan alat selam berupa masker selam kepada masyarakat Gampong Iboih.
Pemberian alat ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif warga dalam memantau dan menjaga kekayaan bawah laut mereka secara mandiri.
Di saat yang sama, sinergi dengan perangkat daerah juga diperkuat melalui aksi kemanusiaan berupa penyaluran paket sembako bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga: Transformasi Pangkalan Gas Jadi Agen BRILink: Strategi BRI Dorong Ekonomi Mikro dan Inklusi Keuangan
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Jambore Nasional yang diikuti oleh 25 perwakilan Insan BRILiaN (pekerja BRI) dari berbagai wilayah di Indonesia.
Kehadiran komunitas ini menunjukkan bahwa work-life balance di lingkungan BRI dijalankan melalui aktivitas sosial yang produktif. Kolaborasi ini mempererat hubungan antar-karyawan sekaligus membuka ruang kontribusi sosial yang nyata di luar tugas profesional mereka di kantor.
Satu Dekade Kontribusi BRILiaN Dive Club
BRILiaN Dive Club sendiri bukan komunitas baru di lingkungan BRI. Sejak didirikan pada Desember 2013, komunitas ini telah tumbuh menjadi wadah bagi lebih dari 150 penyelam yang tersebar di 18 kantor wilayah seluruh Indonesia.
Selama lebih dari 10 tahun, mereka secara konsisten menjelajahi perairan nusantara—mulai dari Papua, Sulawesi, Bali, hingga Maluku—untuk melakukan misi konservasi serupa.
Aksi di Sabang ini menjadi tonggak baru perluasan jangkauan kontribusi mereka di kawasan barat Indonesia.
Melalui gerakan berbasis komunitas, BRI optimis dapat menciptakan dampak lingkungan yang luas dan berkelanjutan.
Baca Juga: Kinerja Solid Triwulan I 2026, BRI Cetak Laba Bersih Rp15,5 Triliun Tumbuh 13,7% YoY
“Ke depan, BRI akan terus mendorong peran aktif komunitas internal sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya kerja yang kolaboratif sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan," terangnya.
"Melalui berbagai inisiatif berbasis komunitas, BRI optimistis dapat terus menciptakan dampak yang berkelanjutan, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional," pungkas Dhanny. (*)
Editor : Tri Wahyu Cahyono