RADARSOLO.COM - Teks khutbah Jumat 8 Mei 2026 Bulan Dzulqa'dah dengan tema momentum perubahan dapat dijadikan referensi bagi para khatib saat menyampaikan khutbah salat Jumat.
Khutbah Jumat 8 Mei 2026 ini membahas tentang pentingnya menjadikan Bulan Dzulqa'dah sebagai waktu introspeksi dan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
Naskah khutbah dapat membantu khatib menyampaikan pesan secara runtut dan mudah dipahami oleh jemaah.
Salat Jumat merupakan ibadah wajib bagi muslim laki-laki yang telah baligh dan berakal sehat.
Baca Juga: Khutbah Jumat 1 Mei 2026: Derajat Mulia Pekerja dan Pencari Nafkah, Setiap Keringat Bernilai Ibadah
Ibadah ini dilaksanakan setiap hari Jumat secara berjamaah di masjid dan menjadi salah satu syiar penting dalam Islam.
Dalam pelaksanaannya, khutbah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari salat Jumat. Khutbah terdiri atas dua bagian yang wajib disampaikan dan didengarkan oleh para jemaah dengan penuh perhatian.
Karena menjadi salah satu rukun salat Jumat, isi khutbah perlu dipersiapkan dengan baik agar pesan yang disampaikan jelas dan tidak ada bagian penting yang terlewat. Oleh sebab itu, banyak khatib menyiapkan teks khutbah sebelum pelaksanaan ibadah.
Tersedia contoh Khutbah Jumat 8 Mei 2026 Bulan Dzulqa'dah yang dapat digunakan sebagai bahan referensi bagi para khatib.
Tema yang diangkat kali ini adalah tentang momentum perubahan dalam kehidupan seorang muslim.
Kalender Hijriah saat ini telah memasuki Bulan Dzulqa'dah, yaitu bulan ke-11 dalam penanggalan Islam sebelum datangnya Zulhijah sebagai bulan terakhir dalam rangkaian ibadah haji.
Bulan Dzulqa'dah termasuk salah satu dari empat bulan haram dalam Islam bersama Muharam, Rajab, dan Zulhijah. Pada bulan-bulan tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan menjaga diri dari berbagai perbuatan maksiat.
Selain itu, Bulan Dzulqa'dah juga menjadi bagian dari bulan haji yang dimulai sejak Syawal hingga Zulhijah.
Keistimewaan tersebut menjadikan bulan ini sebagai waktu yang tepat untuk mempersiapkan diri, memperbaiki ibadah, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Berikut ini teks Khutbah Jumat 8 Mei 2026 Bulan Dzulqa'dah dengan tema “Momentum Perubahan” yang dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan khutbah Jumat.
Khutbah I
الْحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ
اَللّهُمّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِه وِأَصْحَابِه وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلى يَوْمِ الدّيْن وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالْجِهةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ أَمَّا بَعْدُ
عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى: يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah.....
Marilah kita senantiasa berupaya meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah subhanahu wata'ala. Mari kita tunaikan segala kewajiban dan tinggalkan segala larangan-Nya.
Semoga kita menjadi pribadi yang senantiasa dirahmati Allah dan tergolong sebagai hamba yang beriman. Semoga selama hidup hingga akhir hayat, Allah tetapkan nikmat iman dan Islam kepada kita semua, senantiasa. Aamiin.
Hadirin salat Jumat yang dirahmati Allah.....
Tiba saatnya kita saat ini berada di pengujung tahun 1447 Hijriah. Berjalannya waktu yang tidak pernah berhenti, dari detik ke detik, menit ke menit, hingga kini membawa kita pada pergantian tahun.
Ini bisa menjadi momentum akhir tahun yang membuat kita senantiasa melakukan evaluasi, muhasabah, dan introspeksi diri. Tinggal hitungan hari menuju Dzulhijjah, bulan terakhir dalam kalender Hijriah. Mari kita menjadikan sebagai momentum perubahan.
Islam telah mengajarkan bahwa kita perlu melakukan introspeksi diri untuk mengetahui apakah kita tergolong sebagai manusia yang rugi atau beruntung. Mari sibukkan diri untuk menelaah dan mempelajari diri sendiri, daripada mengurusi orang lain dan aib-aibnya.
Aib diri sendiri menjadi tanggung jawab kita masing-masing. Karena itulah penting bagi kita untuk melakukan introspeksi agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Ini penting agar di hari akhir kelak, kita tidak terberati dengan dosa yang terus-menerus kita lakukan.
Allah Swt. berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ١٨
yâ ayyuhalladzîna âmanuttaqullâha waltandhur nafsum mâ qaddamat lighad, wattaqullâh, innallâha khabîrum bimâ ta‘malûn
Artinya: ''Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.'' (QS Al-Hasyr: 18)
Perbuatan kita perlu untuk senantiasa diperbaiki jika terdapat salah agar senantiasa menjadi versi diri yang lebih baik dari hari kemarin. Inilah yang bisa membuat kita tumbuh sekaligus menyelamatkan diri.
Sebab, pada hakikatnya, setiap hari kita berubah. Tidak ada yang sama dari hari ke hari, meski dengan rutinitas dan raga yang sama. Setiap hari kita diberi kesempatan, pilihan untuk tetap sama dengan hari kemarin, melakukan kesalahan dan hal-hal maksiat yang sama, atau membenahinya, menjadi diri yang lebih baik.
Inilah pentingnya momentum perubahan. Kendati bisa dilakukan setiap hari, seiring pergantian hari, kini momentum pergantian bulan hingga tahun bisa memacu untuk berani berubah.
Perubahan itu niscaya dan kita akan bisa tumbuh darinya, dimulai dari sendiri. Mari kita senantiasa mengoreksi diri sendiri, introspeksi diri, bermuhasabah, untuk berubah menjadi versi terbaik diri dari hari ke hari.
Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita, memudahkan kita untuk mengetahui kekurangan diri kita, serta menggerakkan kita untuk memulai perubahan baik demi menjadi hamba yang lebih baik.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فيِ القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنيِ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآياَتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنيِّ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَه َإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْليِ هذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ ليِ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّه هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Khutbah II
اَلْحَمْدُ للهِ عَلى اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلى تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ
وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى اِلى رِضْوَانِهِ. اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا. اَمَّا بَعْدُ
فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ أُوصِيكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى
وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ
وَقَالَ تَعاَلَى اِنَّ اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ اَبِى بَكْرٍوَعُمَروَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآء مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللَّهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ االدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَـقَـبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَا مَنَا وَرُكُوْ عَنَا وَسُجُوْدَنَا وَقُعُوْدَنَا وَتَضَرُّ عَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَ نَا يَا اَلله يَا رَبَّ الْعَا لَمِيْنَ.
رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. لا إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبۡحَٰنَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار
عِبَادَاللَّهِ
اِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبى وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرْ
Editor : Nur Pramudito