Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Usai Viral! MPR Nonaktifkan Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar

Nur Pramudito • Selasa, 12 Mei 2026 | 15:17 WIB
Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalbar pada Sabtu (9/5/2026).(YouTube/MPRGOID)
Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalbar pada Sabtu (9/5/2026).(YouTube/MPRGOID)

RADARSOLO.COM - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI akhirnya mengambil langkah tegas usai viral polemik penilaian dalam ajang Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

MPR memutuskan menonaktifkan juri dan MC yang bertugas dalam kegiatan tersebut.

Keputusan itu diumumkan melalui pernyataan resmi yang diunggah akun Instagram resmi MPR RI pada Selasa (12/5/2026).

Dalam keterangannya, MPR menyebut langkah penonaktifan dilakukan menyusul ramainya kritik publik terkait kontroversi penilaian pada babak final lomba.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Polemik Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 yang Viral Sampai Bikin Wakil Ketua MPR RI Minta Maaf

“Terkait ramainya pemberitaan di media sosial tentang LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat mengenai penilaian jawaban peserta pada salah satu sesi lomba, panitia pelaksana dari Sekretariat Jenderal MPR RI telah menonaktifkan Dewan Juri dan MC pada kegiatan LCC ini,” tulis pernyataan resmi tersebut.

Selain menonaktifkan juri dan MC, MPR RI juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak atas kegaduhan yang muncul dalam pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar.

“MPR RI melalui Sekretariat Jenderal MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian Dewan Juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Provinsi Kalimantan Barat,” lanjut pernyataan itu.

MPR menegaskan bahwa kegiatan pendidikan bagi generasi muda seharusnya mengedepankan prinsip sportivitas, objektivitas, keadilan, serta semangat pembelajaran yang sehat dan konstruktif.

Karena itu, MPR memastikan akan melakukan evaluasi total terhadap sistem pelaksanaan lomba, termasuk mekanisme penilaian hingga proses pengajuan keberatan peserta.

“MPR RI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba, termasuk mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, dan tata kelola keberatan dalam perlombaan agar pelaksanaannya ke depan dapat berlangsung semakin baik, transparan, dan akuntabel,” tulis MPR.

Lembaga tersebut juga memberikan apresiasi kepada peserta, guru pendamping, panitia daerah, dan masyarakat yang ikut mengawal jalannya Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar.

Kronologi Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Kalbar

Polemik dalam final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Kalbar bermula saat sesi rebutan pada partai final yang digelar di Pontianak, Sabtu (9/5/2026).

Kompetisi tersebut diikuti sembilan SMA di Kalimantan Barat. Tiga sekolah yang berhasil melaju ke babak final yakni SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.

Kontroversi muncul ketika juri memberikan pertanyaan mengenai lembaga yang pertimbangannya wajib diperhatikan DPR dalam memilih anggota BPK.

Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjadi tim pertama yang menjawab.

Salah satu peserta menyebut bahwa anggota BPK dipilih DPR dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan diresmikan Presiden.

Namun, jawaban tersebut justru dinilai salah oleh juri dan membuat Regu C mendapat pengurangan nilai lima poin.

Kesempatan kemudian diberikan kepada Regu B dari SMAN 1 Sambas. Menariknya, jawaban yang disampaikan dinilai sama dengan jawaban Regu C.

Meski demikian, juri menyatakan jawaban Regu B benar dan memberikan nilai penuh.

Keputusan itu langsung diprotes Regu C karena merasa telah menyampaikan jawaban identik. Juri lalu berdalih Regu C tidak menyebut unsur “pertimbangan DPD”.

Peserta Regu C membantah alasan tersebut dan bahkan meminta audiens menjadi saksi bahwa jawaban mereka sama. Meski protes sempat terjadi, hasil akhir perlombaan tetap tidak berubah.(np)

Editor : Nur Pramudito
#LCC Empat Pilar #lomba cerdas cermat empat pilar mpr ri #lcc empat pilar mpr ri #juri lomba cerdas empat pilar mpr ri #mpr ri