Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah Lengkap Arab, Latin dan Artinya: Dikerjakan Mulai Besok 18 Mei 2026

Syahaamah Fikria • Minggu, 17 Mei 2026 | 21:57 WIB
Ilustrasi doa niat berpuasa Ramadan usai sahur.
Ilustrasi doa niat puasa Dzulhijjah.

RADARSOLO.COM – Bulan Zulhijah adalah salah satu bulan haram (mulia) dalam kalender Hijriah yang menyimpan keagungan luar biasa. 

Selain menjadi momen puncak pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci dan penyembelihan hewan kurban, bulan ini juga menawarkan ladang pahala besar bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji.

Salah satunya melalui amalan puasa sunnah Dzulhijjah.

Anjuran untuk menjalankan ibadah puasa ini berlaku pada sembilan hari pertama bulan Zulhijah. 

Mengingat Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) dan ormas Islam lainnya telah menyepakati bahwa 1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026, maka ibadah puasa sunnah ini sudah bisa dimulai besok pagi.

Baca Juga: Kapan Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Dimulai? Cek Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

Bagi umat muslim yang berniat mendulang pahala di sepuluh hari pertama Dzulhijjah, berikut adalah panduan lengkap niat puasa, hukum, tata cara, dan keutamaannya.

Hukum Puasa Dzulhijjah dan Tata Caranya

Puasa Dzulhijjah (tanggal 1-7), puasa Tarwiyah (tanggal 8), dan puasa Arafah (tanggal 9) berhukum sunnah muakkad (sangat dianjurkan) bagi umat Islam yang sedang tidak berada di Tanah Suci.

Sebaliknya, bagi jamaah yang sedang menunaikan ibadah haji, berpuasa pada hari Tarwiyah dan Arafah justru hukumnya khilaful aula (menyalahi yang lebih utama) atau bahkan makruh menurut Imam An-Nawawi. 

Hal ini karena para jamaah haji dianjurkan untuk menyimpan tenaganya guna memperbanyak zikir dan doa di Padang Arafah.

Waktu Berniat dan Bolehkah Digabung dengan Qadha?

Idealnya, niat puasa Dzulhijjah dibaca pada malam hari (setelah Magrib hingga sebelum azan Subuh). 

Namun, karena ini puasa sunnah, jika terlupa, niat masih boleh diucapkan pada siang hari sebelum masuk waktu Zuhur.

Tentu dengan syarat belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa sejak fajar.

Bagi umat Islam yang masih memiliki utang puasa Ramadhan, Anda diperbolehkan untuk menggabungkan (qadha) utang puasa tersebut dengan puasa sunnah Dzulhijjah. 

Baca Juga: Alhamdulillah Serentak! Jadwal Resmi Idul Adha 2026 Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

Menurut ulama besar Sayyid Bakri Syatha, cukup dengan melafalkan niat qadha puasa Ramadhan, seseorang sudah otomatis mendapatkan dua pahala sekaligus (pahala wajib dan sunnah Dzulhijjah).

Lafal Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah

Berikut adalah bacaan niat puasa sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah lengkap dengan Arab, Latin, dan terjemahannya:

1. Niat Puasa Tanggal 1-7 Dzulhijjah (Mulai 18 Mei 2026)

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala."

2. Niat Puasa Tarwiyah – Tanggal 8 Dzulhijjah (25 Mei 2026)

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala."

Baca Juga: Kapan Idul Adha 2026 Versi NU? PBNU Resmi Tetapkan Tanggal Lebaran Haji Serentak dengan Pemerintah

3. Niat Puasa Arafah – Tanggal 9 Dzulhijjah (26 Mei 2026)

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala."

Keutamaan Puasa Sunnah Dzulhijjah

Mengorbankan waktu untuk berpuasa di sembilan hari pertama bulan ini tidak akan sia-sia. 

Terdapat tiga keistimewaan utama yang dijanjikan oleh Allah SWT:

1. Pahala Dilipatgandakan

Berdasarkan hadis riwayat At-Tirmidzi, Rasulullah SAW menegaskan bahwa tidak ada hari di mana amal ibadah lebih dicintai Allah melebihi sepuluh hari pertama Dzulhijjah. 

Pahala berpuasa satu hari di periode ini setara dengan berpuasa sunnah selama satu tahun penuh.

Baca Juga: Segera Daftar! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka Hingga Juli 2026, Simak Jadwalnya

2. Penghapus Dosa Dua Tahun (Puasa Arafah)

Sesuai hadis riwayat Muslim, puasa di hari Arafah (9 Dzulhijjah) memiliki keutamaan khusus, yakni dapat menghapuskan dosa-dosa kecil hamba-Nya selama dua tahun (satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang). 

Sementara puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah) diyakini dapat menghapus dosa satu tahun (HR Abus Syekh Al-Ishfahani).

 

3. Pembebasan dari Api Neraka

Hari Arafah adalah hari di mana Allah SWT paling banyak membebaskan hamba-Nya dari siksa api neraka dan membanggakan mereka di hadapan para malaikat (HR Muslim).

Editor : Syahaamah Fikria
#idul adha 2026 #zulhijjah 1447 H #niat puasa dzulhijjah #puasa dzulhijjah #puasa sunnah