RADARSOLO.COM – Seorang remaja benama Irsal Dwi Pratama, 17, warga Warulor, Wiradesa, Kabupaten Pekalongan tewas tenggelam di Sungai Sengkarang, Senin (18/5/2026).
Insiden itu terjadi usai korban berenang dengan tujuh temannya, tepatnya di bawah Jembatan Gantung Silirejo di Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan dalam keadaan eninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Semarang Budiono menjelaskan, kronologi kejadian bermula pada senin (18/5/2026) sore sekira pukul 17.00 WIB.
Korban bersama tujuh orang teman-temannya mandi di tepi Sungai Sengkarang. Asyik bermain air, tiba-tiba korban berniat berenang menyeberangi sungai Sengkarang.
Namun diduga tidak kuat melawan arus sungai, korban hanyut. Salah satu teman korban sempat berusaha membantu menarik korban menuju tepian, namun tidak mampu bertahan lama hingga akhirnya korban hanyut tenggelam.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera melakukan upaya pencarian awal dan melaporkan kejadian kepada Unit Siaga SAR Pemalang.
Baca Juga: Lokasi Sumur Bor TMMD Kodim 0725 Sragen di Karangmalang Ditanami Bibit Pohon Durian
Setelah pencarian oleh warga belum membuahkan hasil, warga meminta bantuan kepada tim SAR.
”Pada pukul 18.30 WIB, kami menerima informasi adanya korban hanyut di sungai Sengkarang langsung menerjunkan satu tim SAR untuk melakukan pencarian lengkap dengan peralatan selam dan juga perahu karet,” ujar Budiono.
Tim SAR gabungan segera diberangkatkan menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian.
Baca Juga: Nama-nama yang Lolos Seleksi JPTP Pemkab Karanganyar
Hari pertama karena sudah gelap, pencarian hanya dilakukan dengan penyisiran di situasi yang gelap sehingga tidak efektif dan pencarianpun tidak membuahkan hasil.
Hari kedua pencarian dilakukan dengan penyisiran menggunakan perahu karet di sisi kanan dan kiri aliran sungai sejauh kurang lebih 1 kilometer dari lokasi kejadian, disertai penyisiran darat di pinggiran sungai serta penyelaman pada titik awal korban tenggelam.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Di Sukoharjo Sepi Peminat, Orang Tua Tak Rela Murid Tinggal Di Asrama
Setelah dilakukan pencarian yang intensif, akhirnya korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (19/5/2026) sekira pukul 13.40 WIB.
”Korban ditemukan pada jarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian awal (LKP) setelah dilakukan penyelaman di area tersebut. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bendan Kota Pekalongan untuk proses lebih lanjut,” imbuh Budiono. (adi)
Editor : Adi Pras