RADARSOLO.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) masih melanjutkan proses pencairan bantuan sosial (bansos) untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 2 pada periode Mei 2026 ini.
Proses penyaluran dana stimulan triwulan 2 yang mencakup alokasi bulan April, Mei, dan Juni ini ditargetkan dapat rampung tepat waktu di seluruh wilayah Indonesia.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) beberapa waktu lalu juga telah mengumumkan terdapat penambahan sekitar 470.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru pada triwulan II 2026 ini.
Data baru tersebut menyasar kelompok masyarakat yang pada triwulan pertama lalu tercatat belum mendapatkan jatah bantuan.
Gus Ipul menjelaskan, perombakan manifestasi data ini merujuk pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dimutakhirkan secara berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan diintegrasikan ke sistem aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
Skema Pencairan di Bank Himbara dan PT Pos Indonesia
Proses distribusi dana bansos dilakukan pemerintah melalui dua kluster jalur utama guna memastikan seluruh bantuan sampai ke tangan masyarakat tanpa potongan:
1. Bank Himbara (BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BTN)
Merujuk pada amanat Perpres Nomor 63 Tahun 2017, penyaluran wajib dilakukan secara non-tunai.
Saldo bantuan akan langsung ditransfer ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik KPM untuk kemudian digunakan bertransaksi.
2. PT Pos Indonesia (Kantor Pos)
Jalur tunai ini dikhususkan sebagai pengecualian bagi kelompok masyarakat rentan.
Kategori yang berhak mencairkan via Kantor Pos meliputi penyandang disabilitas berat, lansia nonpotensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga yang berdomisili di wilayah yang belum terjamah oleh infrastruktur perbankan.
Rincian Nominal Komponen PKH dan Saldo BPNT Tahap 2 Mei 2026
Besaran total nominal dana PKH yang ditransfer ke rekening per triwulan sangat bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam satu kartu keluarga.
Baca Juga: Ratusan Massa Kepung Balai Kota Solo, Tuntut 17 Outlet Miras Ditutup,Pemkot Diberi Waktu 7 Hari
Berikut adalah rincian nominal per tahapnya:
- Ibu Hamil / Masa Nifas: Rp750.000
- Anak Usia Dini (0–6 Tahun): Rp750.000
- Siswa SD / Sederajat: Rp225.000
- Siswa SMP / Sederajat: Rp375.000
- Siswa SMA / Sederajat: Rp500.000
- Lanjut Usia (60 Tahun ke Atas): Rp600.000
- Penyandang Disabilitas Berat: Rp600.000
Sementara itu, untuk program BPNT (Program Sembako), penerima manfaat akan mendapatkan saldo elektronik senilai Rp200.000 per bulan yang diakumulasikan per triwulan.
Baca Juga: Marketplace Dilarang Keras Naikkan Tarif Semena-mena ke UMKM, Ini Aturan Baru dari Pemerintah
Sehingga KPM akan menerima Rp600.000 per pencairan.
Dana tersebut wajib dibelanjakan untuk bahan pangan pokok di e-warong atau agen bank yang telah ditunjuk resmi.
Mengenal 10 Tingkatan Desil Kesejahteraan DTSEN
Pemerintah mengklasifikasikan tingkat perekonomian masyarakat ke dalam 10 tingkatan kelompok atau desil.
Berdasarkan aturan Kemensos, hanya masyarakat yang berada di desil 1 hingga desil 4 yang masuk dalam skala prioritas ketat penerima bansos PKH dan BPNT 2026.
Berikut adalah pembagian lengkapnya:
- Desil 1: Kelompok sangat miskin (10% kelompok terbawah) -> Prioritas Utama
- Desil 2: Kelompok miskin -> Prioritas Utama
- Desil 3: Kelompok hampir miskin -> Prioritas Lanjutan
- Desil 4: Kelompok rentan miskin -> Prioritas Lanjutan
- Desil 5: Kelompok menengah bawah (relatif stabil) -> Tidak Dapat Bansos
- Desil 6 - 7: Kelompok menengah hingga menengah atas -> Tidak Dapat Bansos
- Desil 8 - 10: Kelompok mapan, kaya, hingga sangat kaya -> Tidak Dapat Bansos
Cara Cek Status Bansos dan Kategori Desil Lewat HP
Masyarakat dapat memantau secara mandiri apakah namanya masuk ke dalam daftar penerima atau mengecek tingkatan desil ekonominya melalui dua kanal digital resmi berikut:
1. Melalui Situs Web Resmi Kemensos
Masuk ke laman https://cekbansos.kemensos.go.id melalui peramban ponsel.
- Masukkan data wilayah tinggal (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan) sesuai KTP.
- Input nama lengkap penerima manfaat sesuai ejaan KTP.
- Salin kode captcha unik yang muncul di layar (klik refresh jika kode tidak jelas).
- Klik "Cari Data". Sistem akan menyajikan jenis bantuan, status desil, serta periode pencairan aktif Anda.
2. Melalui Aplikasi Resmi "Cek Bansos"
- Unduh aplikasi resmi "Cek Bansos" produksi Kementerian Sosial di Google Play Store atau App Store.
- Masuk menggunakan akun Anda, atau lakukan registrasi baru dengan mengisi nomor NIK KTP dan nomor Kartu Keluarga (KK).
- Setelah berhasil login, pilih menu "Profil" untuk melihat kategori tingkatan desil ekonomi.
Anda juga bisa memilih menu "Cek Penerima" untuk melihat jadwal operasional pencairan PKH atau BPNT di Bank Himbara maupun Kantor Pos terdekat.
Editor : Syahaamah Fikria