Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kapan Puasa Tarwiyah 2026 Dikerjakan? Niat Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan yang Bisa Dibaca Mulai Minggu Malam Nanti

Syahaamah Fikria • Minggu, 24 Mei 2026 | 18:09 WIB
Niat puasa Tarwiyah.
Niat puasa Tarwiyah.

RADARSOLO.COM – Umat muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji dapat melaksanakan ibadah puasa sunnah Tarwiyah sebelum Idul Adha 1447 H.

Puasa Tarwiyah merupakan bagian dari amalan mulia di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.

Lantas, kapan Puasa Tarwiyah ini ditunaikan oleh umat muslim? 

Berdasarkan ketetapan kalender Islam, puasa sunnah pra-Idul Adha 2026 ini jatuh pada tanggal 8 Dzulhijjah. Atau pada Senin, 25 Mei 2026.

Baca Juga: Berapa Hari Puasa Sebelum Idul Adha 2026? Cek Jadwal Tanggal, Bacaan Niat Lengkap, dan Keutamaan Mengerjakannya

Dengan demikian, bacaan niat Puasa Tarwiyah ini sudah mulai bisa dilafalkan sejak Minggu (24/5/2026) malam nanti selepas berkumandangnya waktu Magrib atau saat makan sahur.

Selain menjadi sarana spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, ibadah ini menyimpan sejarah panjang yang berkaitan erat dengan keteladanan Nabi Ibrahim AS serta persiapan logistik jemaah haji di tanah suci.

Lafal Niat Puasa Tarwiyah Arab, Latin, dan Terjemahan

Bagi umat muslim yang berniat mengamalkannya, pembacaan niat dapat dilakukan di dalam hati maupun dilafalkan secara lisan sejak Minggu malam nanti. 

Berikut adalah bacaan niat lengkapnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala."

Sejarah di Balik Nama "Tarwiyah"

Secara etimologi, kata "Tarwiyah" berakar dari bahasa Arab tarawwa yang memiliki arti "berpikir", "merenung", atau "membawa bekal air". 

Baca Juga: Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah Lengkap Arab, Latin dan Artinya: Dikerjakan Mulai Besok 18 Mei 2026

Istilah ini merujuk pada dua peristiwa besar:

1. Persiapan Air Jemaah Haji

Pada tanggal 8 Dzulhijjah, para jemaah haji masa lampau mulai bergerak menuju Mina dan Arafah dengan membawa persediaan air yang cukup banyak (melakukan tarwiyah), mengingat kawasan tersebut dahulu sangat gersang dan minim sumber air.

 2. Perenungan Nabi Ibrahim AS
 
Sebagian ulama mengaitkan hari ini dengan momen ketika Nabi Ibrahim AS merenungkan, memikirkan, dan meyakinkan hatinya mengenai kebenaran mimpi menyembelih putranya, Nabi Ismail AS, yang merupakan wahyu suci dari Allah SWT.

Baca Juga: Ada 30 Pesantren Belum Berizin di Karanganyar, Orang Tua Diimbau Selektif Pilih Tempat Mondok

Keutamaan Mengamalkan Puasa Tarwiyah

Meski tingkat kekuatan hadis yang secara khusus menyebutkan estimasi pahala puasa Tarwiyah diperselisihkan oleh sebagian ulama, puasa pada tanggal 8 Dzulhijjah ini tetap memiliki legitimasi hukum sunnah yang sangat kuat. 

Hal ini mengacu pada keutamaan umum mengamalkan amal saleh di awal bulan Dzulhijjah.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Imam Bukhari:

“Tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.” (HR. Bukhari).

Berdasarkan landasan tersebut, para ulama menyimpulkan tiga manfaat utama bagi umat muslim yang menunaikan Puasa Tarwiyah:

Baca Juga: Touring Explore Wisata Jadi Penutup Rangkaian Hari Jadi ke-285 Wonogiri

1. Menghidupkan Sunnah Bulan Mulia

Menjadi bukti keseriusan seorang hamba dalam memanfaatkan waktu-waktu utama (afdhalul ayyam) untuk mendulang pahala.

2. Sarana Detoksifikasi Spiritual

Puasa membantu menundukkan hawa nafsu, melatih keikhlasan, serta meningkatkan intensitas zikir harian.

3. Persiapan Menuju Hari Arafah

Menjadi gerbang pembersih hati dan jiwa sebelum menyambut puncak keutamaan Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) serta Hari Raya Kurban.

Sebagai catatan, puasa sunnah ini hanya dianjurkan bagi kaum muslimin yang sedang tidak melaksanakan ibadah haji. 

Adapun bagi para jemaah yang sedang bersiap wukuf di padang Arafah, mereka tidak disunnahkan berpuasa agar kondisi fisik tetap prima selama menjalani rukun puncak haji.

Editor : Syahaamah Fikria
#idul adha 2026 #idul adha 1447 h #puasa tarwiyah #Niat Puasa Tarwiyah #puasa sunnah