RADARSOLO.COM – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) wajib mencermati batas nilai desil pada sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) 2026 agar saldo Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) senilai Rp600 ribu yang cair akhir Mei aman masuk rekening.
Seiring dengan berlakunya transisi penuh dari sistem DTKS lama ke DTSEN baru, Kementerian Sosial menerapkan penyaringan ketat.
Hal ini untuk memastikan bansos triwulan 2 ini hanya mengalir ke rekening warga yang status ekonominya berada di desil 1 hingga desil 4.
Baca Juga: Cara Cek Desil DTSEN 2026 lewat HP, untuk Daftar KIP Kuliah Gratis Bantuan Pemerintah
Dana akumulasi sebesar Rp600 ribu yang ditransfer lewat Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Himbara maupun PT Pos Indonesia ini merupakan rapelan jatah tiga bulan sekaligus (April, Mei dan Juni 2026).
Jika profil kemiskinan rumah tangga tiba-tiba terdeteksi naik kelas melebihi batas desil tersebut, maka status kepesertaan bansos yang bersangkutan dipastikan akan dinonaktifkan secara otomatis oleh sistem pusat.
Agar terhindar dari pembersihan data massal (cleansing) di akhir bulan, berikut adalah rincian batas nilai desil DTSEN dan tips mengamankan saldo bansos.
Memahami Batas Desil 1-4 dalam Sistem DTSEN 2026
Merujuk pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, pengelompokan DTSEN membagi tingkat kesejahteraan masyarakat menjadi 10 klaster atau desil.
Di mana masing-masing klaster mewakili 10% jumlah penduduk.
Berdasarkan Peraturan Menteri terkait, berikut adalah indikator batas nilai desil yang berhak dan aman menerima bansos BPNT Rp600 ribu akhir Mei 2026 ini:
- Desil 1 (Sangat Miskin): Kelompok 10% penduduk dengan kondisi ekonomi terbawah. Golongan ini menjadi prioritas utama mutlak untuk semua jenis bantuan sosial negara.
- Desil 2 (Miskin): Kelompok 10% penduduk miskin berikutnya yang masuk dalam radar penerima bansos reguler pangan dan modal kerja.
- Desil 3 (Hampir Miskin): Kelompok 10% penduduk yang berada di garis batas kemiskinan, dinilai rentan jatuh miskin jika terjadi guncangan ekonomi.
Baca Juga: Cek Bansos BPNT Cair Akhir Mei 2026 Rp600 Ribu: Panduan Klaim dan Cara Cek Penerima Lewat HP
- Desil 4 (Rentan Miskin): Ini adalah batas maksimal. Kelompok 10% penduduk yang ekonominya mepet dan menjadi batas paling atas bagi KPM untuk bisa menerima subsidi BPNT.
Jika saat melakukan pengecekan data secara mandiri profil rumah tangga bergeser masuk desil 5 hingga desil 10, maka secara otomatis dikategorikan sebagai masyarakat mampu.
Sehingga dianggap tidak lagi layak menerima bansos dari negara.
Baca Juga: Tanggal 26 Mei 2026 atau H-1 Idul Adha Libur atau Tidak? Cek Aturan Resmi SKB 3 Menteri
Penyebab Skor Desil DTSEN Naik dan Bansos Gagal Cair
Sistem digital DTSEN 2026 terintegrasi langsung dengan Data Kependudukan (SIAK), BPJS Ketenagakerjaan, data kendaraan samsat, hingga transaksi digital.
Beberapa hal yang kerap memicu skor desil naik secara drastis meliputi:
- Terdeteksi Memiliki Aset Baru
Adanya pendaftaran kendaraan bermotor roda empat atau roda dua lansiran terbaru atas nama salah satu anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga (KK).
- Perubahan Status Pekerjaan
Anggota keluarga terdeteksi mendaftar atau aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan upah di atas Upah Minimum Regional (UMR) berjalan.
- Verifikasi Lapangan Berkelanjutan
Tim pendamping sosial mendapati adanya renovasi rumah atau perubahan kepemilikan aset fisik yang signifikan saat melakukan pemutakhiran data berkala.
Baca Juga: Genjot Adminduk di Hari Jadi Sragen, Sidoharjo Targetkan Perekaman Ratusan E-KTP dan KK Barcode
Cara Cek Nilai Desil DTSEN Lewat HP Secara Mandiri
Guna memastikan posisi desil tetap berada di zona aman (desil 1–4), luangkan waktu untuk melakukan pengecekan saldo dan status melalui langkah praktis ini:
- Gunakan peramban Google di HP dan masuk ke situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Isi data wilayah domisili secara berjenjang dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan sesuai e-KTP.
- Masukkan nama lengkap sesuai dengan ejaan resmi di identitas kependudukan.
- Tuliskan kode verifikasi (captcha) yang muncul, lalu tekan tombol "Cari Data".
- Dashboard sistem akan menampilkan nama beserta jenis bantuan "BPNT", status aktif "Ya", periode penyaluran "Mei 2026", serta indikator peringkat desil rumah tangga Anda.
Baca Juga: 2 SPPG yang Dikelola Polisi di Wonogiri Dicek, Dinyatakan Bebas dari Bahan Kimia Berbahaya
Jika dana Rp600 ribu belum masuk ke rekening KKS namun status desil Anda terbukti masih berada di angka 1–4, tak perlu panik.
Segera laporkan kendala teknis tersebut kepada petugas pendamping sosial kecamatan atau dinas sosial setempat untuk dilakukan sinkronisasi ulang data perbankan tanpa dipungut biaya apa pun.
Editor : Syahaamah Fikria