Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dekatkan Akses Perbankan di Perbatasan Sota, BRI Operasikan Layanan BRILink Agen

Tri wahyu Cahyono • Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:20 WIB
Kehadiran agen perbankan di Distrik Sota memiliki peran strategis lantaran posisi pemukiman warga berjarak sekitar 100 kilometer dari pusat Kota Merauke. (DOK.BRI)
Kehadiran agen perbankan di Distrik Sota memiliki peran strategis lantaran posisi pemukiman warga berjarak sekitar 100 kilometer dari pusat Kota Merauke. (DOK.BRI)

RADARSOLO.COM-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memperkuat penetrasi layanan inklusi keuangan di wilayah terdepan perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan Papua Nugini.

Melalui penempatan jaringan BRILink Agen di Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, perseroan berupaya memotong kendala geografis masyarakat dalam mengakses sistem transaksi perbankan formal.

Kehadiran agen perbankan di Distrik Sota memiliki peran strategis lantaran posisi pemukiman warga berjarak sekitar 100 kilometer dari pusat Kota Merauke. 

Baca Juga: Gunakan Modal PNM Mekaar, Ibu Rumah Tangga di Lampung Sukses Buka Layanan BRILink Agen

Jarak yang jauh tersebut berimplikasi pada tingginya biaya transportasi operasional yang harus dikeluarkan warga apabila ingin mendatangi kantor cabang perbankan konvensional.

Melihat kondisi tersebut, John Al Bugis, seorang warga lokal Sota yang juga berstatus sebagai nasabah pinjaman kredit BRI, memutuskan mengambil peluang kemitraan dengan membuka gerai BRILink Agen sejak tahun 2021 lalu.

"Saya membuka BRILink karena tinggal di wilayah perbatasan. Masyarakat di sini sangat membutuhkan layanan keuangan, karena jarak ke Kota Merauke sekitar 100 kilometer,” kata John Al Bugis menceritakan latar belakang usahanya, Sabtu (30/5/2026).

Melalui gerai keagenan tersebut, warga perbatasan dapat melakukan berbagai aktivitas perbankan dasar tanpa harus melakukan mobilisasi jarak jauh.

Fitur layanan yang disediakan meliputi sektor setor tunai, penarikan uang tunai, transfer antar-rekening, hingga pemenuhan kewajiban pembayaran tagihan rutin harian.

"Kemudahan ini menjadi sangat berarti karena membantu aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota. Bagi saya momen sangat berkesan ketika manfaat ini dirasakan oleh banyak masyarakat, mulai dari warga sekitar, pelaku usaha lokal, pekerja sektor layanan, hingga petugas yang bertugas di wilayah perbatasan," ujar John.

Baca Juga: Perkuat Akses Valas, BRI Operasikan Gerai Money Changer di Bandara dan Pos Lintas Batas

Guna menjaga loyalitas konsumen di tengah persaingan industri keagenan, John menerapkan strategi penguncian tarif jasa transaksi yang flat dan kompetitif bagi masyarakat.

“Cara saya agar masyarakat bisa mengandalkan BRILink Agen adalah dengan meyakinkan mereka bahwa BRI telah dipercaya masyarakat selama ini. Selain itu, saya juga menjaga biaya layanan agar tetap bersaing,” jelasnya.

Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya menjelaskan, perluasan jangkauan wilayah nirkantor di koridor perbatasan merupakan bagian dari peta jalan korporasi untuk menjaga perputaran likuiditas dan denyut ekonomi riil di tingkat akar rumput.

“BRI terus berkomitmen memperluas akses layanan keuangan hingga ke wilayah terdepan dan perbatasan Indonesia, termasuk kawasan perbatasan seperti Sota," jelas Riko.

"BRI akan terus memperkuat ekosistem Agen BRILink melalui pendampingan dan edukasi agar para agen dapat terus memberikan layanan yang optimal sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat di wilayah masing-masing,” kata imbuhnya.

Baca Juga: BRI Luncurkan Promo KKB The Elite dengan Suku Bunga Flat 3,75 Persen untuk Tenor 4 Tahun

Berdasarkan draf data laporan keuangan perseroan per akhir Maret 2026, total persebaran akumulatif BRILink Agen di seluruh Indonesia telah menembus angka 1,18 juta agen.

Jaringan kemitraan berbasis desa ini tercatat telah mengover sebanyak 66.450 wilayah desa, atau setara dengan representasi jangkauan di atas 80 persen dari total keseluruhan desa nasional.

Dari sisi kinerja operasional keuangan korporasi, sepanjang triwulan pertama tahun 2026, akumulasi volume nilai transaksi yang dibukukan melalui jaringan BRILink Agen secara nasional sukses menyentuh angka Rp420 triliun.

Realisasi perputaran dana tersebut memberikan kontribusi perolehan laba dari sektor pendapatan berbasis biaya atau fee based income (FBI) bagi BRI sebesar Rp459 miliar. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#BRI #Inklusi Keuangan #BBRI #3t #BRILink Agen